Puisi Surat dari Kota Metropolitan kepada Daerah Istimewa



Dari sunyinya Jakarta

Menatap langit hitam dibalik kereta

Cahaya gedung menerangi gelap gulita

Rasa rindu ini begitu nyata

 

    Dari atmosfer Yogyakarta

    Sebuah tempat seribu satu cerita

    Membawa jutaan kilauan mata

    Tapi hanya ada satu wanita

 

Di tengah malam Ibukota

Mencoba melampiaskan dengan tinta

Tapi hati ini semakin meronta-ronta

Hasrat terdalam yang tak bisa berdusta

 

    Untuk seseorang di sebuah kota

    Maaf tak bisa berkata-kata

    Membuat jiwa ini terus menderita

    Karena sebuah cinta

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mencari Tuhan dalam Ekonomi

Filosofi kertas Kehidupan

Filosofi Mencuci Piring