Contoh Proposal Bisnis atau Start Up Aplikasi Daur Ulang Organik Berbasis Maggor (Larva Lalat)

PROPOSAL BISNIS

REMAGG
“Recycle by Maggot”



Disusun oleh :

Group A

Helza Amirul Yuandana (200413623333)

Iftinani Dewi Zanjabila (200413623409)

Ilham Helmi Arif (200413623402)

Frisca Farisclarissa P. M. T (200413623441)

Devi Dwi Syah S. F (210431620948)



DAFTAR ISI


DAFTAR ISI ………………………………………….. i

BAB I LATAR BELAKANG ...………………………. 1

BAB II GAMBARAN PRODUK ……………………. 2

2.1 Deskripsi Produk …………………………...

2.2 Visi dan Misi ……………………………….

2.3 Desain Produk ……………………………...

2.4 Analisis  BMC ……………………………...

2.5 Analisis Kompetitor ………………………...

BAB III ASPEK PEMASARAN ……………………..

3.1 Analisis STP ………………………………..

3.1.1 Segmenting ……………………….

3.1.2 Targeting ………………………….

3.1.3 Positioning ………………………..

3.2 Bauran Pemasaran atau Marketing Mix ……..

3.2.1 Product …………………………....

3.2.2 Price ...……………………………..

3.2.3 Place ……………………………….

3.2.4 Promotion ………………………....

3.2.5 Process …………………………….

3.2.6 Phsycal Evidence ………………….

BAB IV

BAB V ASPEK SDM

5.1 Struktur Organisasi

5.2 Perencanaan Personel

BAB VI METODE PRODUKSI

6.1 Tahap Pra Produksi

6.2 Tahap Produksi

6.3 Tahap Pasca Produksi




BAB I

LATAR BELAKANG



Sampah merupakan suatu permasalahan yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Komposisi sampah Indonesia berupa sampah organik (sisa makanan, kayu ranting daun) sebesar 57%, sampah plastik sebesar 16%, sampah kertas 10%, serta lainnya (logam, kain teksil, karet kulit, kaca) 17%. Sampah organik mempunyai presentase paling banyak di Indonesia. Masyarakat cenderung membuang sampah organik di sembarang tempat, sehingga menimbulkan bau dan dapat menjadi media tumbuhnya penyakit. Sampah organik tidak seperti sampah lain yang masih dapat untuk didaur ulang.

Distribusi sampah organik di indonesia masih belum memadai. sebagai akibatnya ,masyarakat cenderung memilih membuang sampah di sembarang tempat. Sampah organik harus cepat di distribusikan agar tidak mengganggu warga sekitar akibat bau yang ditimbulkannya. Oleh karena itu kami akan menghadirkan aplikasi mobile yang bernama “ REMAGG” yang diharapkan akan menyelesaikan permasalahan distribusi sampah organik. 

Aplikasi ini menawarkan jasa layanan angkut dan pengolahan sampah organic kepada para pelaku kegiatan usaha yang tiap harinya menghasilkan sampah organik.  Jasa tersebut dapat ditemukan dalam apk Remagg yang memiliki top 3 fitur : layanan jemput sampah, nabung sampah, dan sedekah sampah






BAB II

GAMBARAN PRODUK

 2.1 Deskripsi Produk

REMAGG merupakan sebuah layanan dan pengolahan limbah organik berbasis bisnis digital. Layanan ini menawarkan jasa angkut dan jual beli sampah organik di berbagai wilayah di Indonesia. Ada berbagai fitur menarik yang ditawarkan aplikasi ini. Fitur-fitur menarik tersebut diantaranya jasa angkut sampah, nabung sampah , sedekah sampah dan belanja. Dengan aplikasi ini konsumen tidak perlu bingung lagi untuk mendistribusikan sampah organiknya dan bisa mendapatkan uang ketika melakukan pengangkutan sampah. Layanan ini bersifat real time , sehingga konsumen dapat memantau tiap prosesnya.


2.2 Visi dan Misi
  1. Visi

Menjadi aplikasi angkut sampah yang dapat menjadi andalan masyarakat Indonesia dalam mewujudkan Indonesia bersih dan sehat.

  1. Misi

  • Meningkatakan pemberian layanan kepada mitra dan konsumen.

  • Menyediakan pelayanan yang baik , tepat waktu dan nyaman bagi konsumen

  • Melakukan pengembangan layanan secara berkala

2.3 Desain Produk

Untuk desain aplikasi, REMAGG membuat gambaran melalui Mockup yang dijelaskan sebagai berikut: 

  1. Pada tampilan awal aplikasi terdapat nama, logo, dan halaman login. Halaman login yang integrasi dengan akun gmail dan facebook yang memudahkan pengguna untuk mendaftarkan akun dan mempercepat proses pendaftaran pengguna baru.


  1. Setelah pengguna melakukan pendaftaran, maka akan muncul halaman loading screen. Halaman yang menggunakan konsep simpel untuk mempercepat proses pembukaan aplikasi serta menggunakan bar loading untuk mengetahui kepada pengguna apakah terjadi bug atau tidak dalam proses memuat. 

  1. Selanjutnya akan muncul halaman utama, halaman utama yang ditampilkan terdapat empat tombol yang menjadi program yang ditawarkan kepada pelanggan yaitu Nabung Sampah, Jasa Angkut Sampah, Sedekah Sampah, dan Shop. Pada tampilan pojok kanan atas halamn adalah profil dari pengguna serta informasi saldo yang dimiliki oleh pengguna. Pada pojok kiri atas adalah tombol untuk aplikasi secara umum.

  1. Terdapat gambaran dari empat fitur yang akan ditampilkan pada saat pengguna akan menggunakannya 

  • Fitur Nabung Sampah 

  • Fitur Jasa Angkut Sampah 

                   

  • Fitur Sedekah Sampah 

  • Fitur Shop 


2.4 Analisis BMC



2.4.1 Customer Segment 

Customer segment yang menjadi fokus utama Remagg adalah restoran, pasar, maupun toko makanan lainnya. Karena bahan baku yang paling kita butuhkan adalah limbah dari makanan. Restoran merupakan penyumbang sampah yang stabil atau dalam artian setiap hari pasti selalu menghasilkan sampah. Sampah yang ada di pasar biasanya juga Sebagian berasal dari makanan, sayuran, atau lainnya yang berbentuk sampah organic.

2.4.2 Value Position

Agar menjadi nilai pembeda dalam angkut sampah dengan kompetitor angkut sampah lainnya, maka akan akan mengadakan solusi jemput sampah dan jual sampah secara retail time. Terdapat layanan jemput sampah, nabung sampah, dan sedekah sampah yang bertujuan untuk investasi dan hasil dana akan ditujukan kepada masyarakat yang membutuhkan serta terdapat layanan sampah marketplace yang khusus untuk UKM yang produknya menghasilkan atau berbahan dasar sampah daur ulang.


2.4.3 Channel

Kode referral, iklan melalui influencer sharing, demo video, iklan pada sosial media, link download pada website, bergabung dengan linkedin. 

2.4.4 Relationship customer

Untuk menjalin hubungan dan menarik konsumen untuk menggunakan remagg kami menawarkan layanan jasa pengangkutan dan pengolahan limbah  sampah organik. Dimana setiap customer akan tercatat hasil penyetoran sampahnya yang dimana limbah tersebut akan diolah dan hasil dari pengolahan tersebut dapat menghasilkan uang.

2.4.5 Revenue stream

Revenue yang didapat dari remagg berasal dari penjualan produk hasil budidaya Maggot BSF yaitu berupa dry maggot, fresh maggot, minyak olahan maggot, dan pupuk kasgot.


2.5 Analisis Kompetitor

Perusahaan yang memiliki hubungan dengan bisnis kami dan menjadi pesaing dengan cara langsung datang ke toko atau perusahaan tersebut. Beberapa masyarakat akan lebih memilih langsung datang untuk memberikan sampahnya karena tidak semua masyarakat mengetahui tentang sosial media dan ada juga yang tidak memiliki smartphone. Pada perusahaan Remagg merupakan aplikasi untuk mengumpulkan sampah secara online dan dapat dijemput langsung oleh tim kami, karena di zaman modern ini para pengguna smartphone cukup tinggi dan kebanyakan para pemuda sudah memiliki smartphone sehingga dapat memudahkan masyarakat untuk melakukan pengumpulan sampah kepada kami serta akan ada beberapa fitur yang sesuai kebutuhan masyarakat.




BAB III

ASPEK PEMASARAN


3.1 Analisis STP

STP atau Segmentation Targeting Positioning adalah salah satu pendekatan atau model salah satu pendekatan atau model yang digunakan untuk mengembangkan pesan dan strategi pemasaran yang sesuai pada segmentasi target audiens tertentu. Metode segmenting, targeting dan positioning sangat bermanfaat saat kita memiliki bisnis, karena dengan metode stp tersebut membuat strategi pemasaran lebih efektif dan lebih terkontrol.

3.1.1 Segmenting

Segmenting merupakan proses mengkategorikan, mengklasifikasikan, menggolongkan semua target potensial produk yang akan dipasarkan. Kemudian membagi pasar menjadi bagian-bagian berdasarkan pembeli dan kebutuhan, karakteristik atau perilakunya, dan lain sebagainya.

  • Secara Demografis, segmentasi pasar dari REMAGG adalah seluruh tokoh masyarakat pada semua kalangan yang dapat menghasilkan sampah organik.

  • Secara Psikografis, produk kami dapat dipakai oleh berbagai sumber penghasil sampah, mulai dari rumah tangga, pasar, hingga restoran/toko makanan besar.

  • Secara Geografis, pada peluncuran aplikasi ini kami dapat mengakses pengguna dari wilayah Jawa Timur, Indonesia.

3.1.2 Targeting

Targeting merupakan tindakan menilai ketertarikan dan minat dari beragam segmen pasar, kemudian menentukan segmen pasar mana yang akan Anda jadikan sebagai target pasar. Target pasar dipahami sebagai kelompok yang dipilih oleh suatu bisnis untuk dijadikan sebagai calon pelanggan dengan melakukan penargetan dan segmentasi.


Kriteria

Kelompok / Segmen

Alasan

Usia

  • Remaja

  • Dewasa

Usia yang paling banyak diperkirakan dapat menghasilkan dan mengumpulkan sampah adalah usia remaja hingga dewasa.

Pendapatan

Semua kalangan

REMAGG merupakan sebuah platform yang meperjual belikan sampah organik dan juga hasil dari pengolahannya. REMAGG memberikan layanan jasa dan juga menghasilkan suatu produk.

Wilayah

Seluruh wilayah yang ada di Indonesia

Dapat diapstikan dan sudah banyak fakta bahwa setiap orang di seluruh Indonesia maupun dunia, dapat menghasilkan sampah setiap harinya.


3.1.3 Positioning

Positioning atau penempatan produk yang merupakan upaya untuk menempatkan posisi produk dalam menghadapi persaingan. Pengembangan strategi pemasaran ini bertujuan untuk mempengaruhi tentang bagaimana suatu segmen pasar tertentu menilai produk maupun jasa ketika dibandingkan dalam kompetisi pasar. Sementara, dalam menentukan posisi pasar Anda harus menunjukkan bahwa produk bisa dibedakan dari kompetitornya.

Dalam hal ini, REMAGG memposisikan dirinya sebagai platform yang melayani jasa angkut sampah dan juga jual beli sampah organik. REMAGG juga menyediakan beberpaa produk yang dihasilkan dari pengolahan sampah organik tersebut. Konsumen juga dapat melakukan sharing secara online mengenai apapun yang berhubungan dengan ssampah. 


3.2 Bauran Pemasaran atau Marketing Mix


3.2.1 Product
Remagg menawarkan jasa daur ulang limbah organik secara B2C dan B2B lewat Aplikasi yang integrasi dan fitur fitur seperti jasa angkut sampah, nabung sampah, dan penjualan hasil olahan limbah maggot.
  3.2.2 Price

Pendapatan yang diberikan kepada konsumen tergantung harga pasar dari komoditas sampah yang berlaku setelah dikurangi dengan biaya ongkos kirim. Sedangkan penjualan dari hasil olahan maggot kering berkisar harga sekitar Rp 40.000 per Kilogram di pasar lokal dan 5$ atau Rp 70.000 (Asumsi kurs Rp 14.000 per Dollar) Per Kilogram di pasar international.

3.2.3 Place

Remagg berfokus pada kolobrasi penjualan online dan offline yang memangsa target pasar di wilayah jawa timur. Kantor pusat operasi perusahaan berpusat di kota Malang dan secara bertahap akan menempatkan agen dan bekerja sama dengan mitra pertenakan maggot lokal di wilayah yang strategis untuk menjangkau konsumen yang luas serta menekan biaya operasional.

3.2.4 Promotion

Untuk  memperkenalkan produk dan aplikasi , Remagg akan melakukan promosi  berikut adalah bentuk dan media  promosi – promosi yang dilakukan :

 1.  Instagram

Dengan instagram Remaag akan menampilkan informasi – informasi yang tidak hanya  kreatif, untuk menarik peminat tetapi juga  bersifat edukatif tentang produk, seperti manfaat maggot untuk tanaman atau kebun dan juga keuntungan apabila menyetorkan sampah ke Remmag dengan template- template yang cantik dan menarik.

2.  Facebook

Dengan Facebook Remagg akan menampilkan  informasi – informasi dengan bentuk yang sedikit berbeda yaitu dengan menggunakan gambar berupa poster atau brosur agar  lebih mudah terserap informasinya oleh masyrakat.

3. Youtube

Dengan Youtube Remagg akan mengunggah video - video lengkap mengenai pengolahan sampah sisa makanan hingga menjadi produk remagg agar semakin menyakinkan para customer terhadap perusahaan Remagg.

4.  Tiktok

Dengan tiktok Remagg akan menampilkan berupa potongan video - video singkat mengenai produk - produk yang dihasilkan oleh remagg  atau tata cara pembuatan produk agar semakin menyakinkan bahwa produk tersebut aman dan terjamin kualitasnya. dan penggunaan video tiktok akan ditampilkan bersama brand ambasador Remagg agar semakin menarik .

3.2.5 Process

untuk menyetorkan sampah sisa makanan customer cukup membuka aplikasi Remagg dan memilih fitur setor sampah maka sampah tersebut akan dijemput oleh pihak Remagg untuk diolah menjadi dan diproses dengan mengutamakan kebersihan dengan proses sterilisasi oleh ahlinya sehingga produk yang dihasilkan Remmag dapat terjamin kualitasnya. dan untuk fitur -fitur lain seperti Nabung Sampah,  Sedekah Sampah, dan Shop juga dapat dilakukan di aplikasi sehingga customer dapat lebih mudah melakukan kegiatan mengenai Remagg dengan mudah kapan saja dan dimana saja.

3.2.6 Phsycal Evidence

Untuk menjamin kepuasan konsumen Remagg akan ber inovasi dengan membangun tempat proses produksi maggot dan juga untuk tempat pengolahan hasil limbah lainnya yang berlokasi di daerah Malang Remagg juga akan selalu siap antar jemput pada waktu yang telah ditentukan, yaitu pukul 6 pagi hingga pukul 10 malam.  Dan untuk menampung saran atau kritik dari customer, Remagg akan menyediakan contact person yang ditampilkan di sosial media resmi Remagg yang dapat dihubungi apabila terjadi keluhan dari customer Remagg sehingga para customer dapat merasa nyaman dan leluasa dalam menyampaikan keluhanya. 


BAB IV

ASPEK KEUANGAN


BAB V

ASPEK SDM


5.1 Struktur Organisasi
5.2 Perencanaan Personel


5.2.1 CEO (chief executive officer)

Posisi CEO (Chief Executive Officer) adalah posisi pelaksana teratas  dalam sebuah perusahaan yang memiliki tanggung jawab untuk membuat keputusan, mengelola operasional perusahaan hingga sumber daya perusahaan.Seorang Chief Executive Officer tidak hanya memberi perintah tentang berjalannya perusahaan, tetapi juga harus bisa memimpin perusahaan dengan baik. CEO adalah wajah dari perusahaan karena seorang Chief Executive Officer adalah orang yang memajukan suatu. perusahaan.peran seorang CEO mencakup beberapa hal berikut: 

  1. Merancang dan mengkomunikasikan visi perusahaan

  2.  Memotivasi anggota tim

  3.  Merekrut anggota tim 

  4. Prakiraan tren pasar Garis besar 

  5. strategi bisnis perusahaan

  6.  Membangun hubungan dengan investor 

  7. Kelola biaya dan anggaran

5.2.2 CTO (chief technology officer)

CTO merupakan kependekan dari chief technology officer yang bertanggung jawab atas produk. Posisi ini belum perlu diisi saat masa awal pembentukan perusahaan startup. Di masa-masa awal, perusahaan bisa menyediakan  posisi manajer produk.Tanggung jawab CTO meliputi: 

  1. menyatukan pengembangan produk

  2. memahami dan mengadopsi perkembangan teknologi

  3. mengelola pengembangan produk

5.2.3 CFO (chief financial officer)

CFO adalah eksekutif senior yang bertanggung jawab untuk mengelola keuangan sebuah perusahaan. Dalam sebuah perusahaan, tugas CFO adalah melacak arus kas dan perencanaan keuangan sebuah perusahaan. Selain itu, CFO juga bertugas menganalisis kekuatan, kelemahan keuangan perusahaan serta mengusulkan tindakan korektif pada perusahaan.Lingkup tanggung jawab CFO yaitu:

  1. membentuk strategi penggalangan dana

  2. membuat keputusan yang berhubungan dengan sumber daya manusia, seperti merekrut, memecat, menggaji, keuntungan, dan akuisisi

  3. merumuskan dokumen keuangan

  4. membahas kesehatan keuangan perusahaan dengan CEO

5.2.4 CMO (chief marketing officer)

CMO adalah salah satu dari jajaran eksekutif dalam perusahaan yang memiliki tanggung jawab pada divisi pemasaran atau marketing.CMO bertanggung jawab atas semua aspek pemasaran, meliputi riset pasar dan strategi kehumasan untuk menjaga citra perusahaan di mata publik. 

Secara umum, lingkup kerja CMO meliputi:

  1. mengembangkan strategi pemasaran

  2. melaksanakan riset pasar

  3. menjaga citra perusahaan

  4. menciptakan kampanye humas

5.2.5 COO (chief operating officer)

COO adalah bagian dari pimpinan yang memiliki tugas membuat kebijakan perusahaan pada bagian operasional, Chief Operating Officer (COO) sering juga disebut tangan kedua dari CEO.Tugas utama dari Chief Operating Officer (COO) adalah mengoperasikan secara internal dari perusahaan. COO berperan untuk: 

  1. mengatur perusahaan

  2. sebagai penghubung antara karyawan dan CEO

  3. mengatur bisnis inti









BAB VI

METODE PELAKSANAAN


6.1 Tahap Pra Produksi


 


6.1.1 Perencanaan Produksi

       a. Membentuk Anggota TeaM

Anggota team akan melalukan realisasi pada Aplikasi Remagg  yaitu

  • Chief Executice Officer (CEO)

  • Chief Technology Officer (CTO) 

  • Chief Marketing Officer (CMO)

  • Chief Financial Officer (CFO)

  • Chief Operation Officer (COO)

b. Melakukan Pembentukan Konsep dan Survey Pasar

Setelah melakukan pembentukan pasar, langkah selanjutnya adalah melakukan pembentukan konsep dan survey pasar pada bisnis Remagg. Karena pada konsep awal dengan menentukan ide, setelah itu melukan survey pasar agar kita tahu seberapa besar minat masyarat pada bisnis yang akan dijalankan serta dapat membuat inovasi terbaru untuk perkembangan bisnis nantinya.

c. Membuat Logo Pada Aplikasi

Anggota tim akan membuat logo, tampilan gambar pilihan menu, dan merancang brand.

d. STP dan Marketing Mix

Anggota tim akan membuat strategi pada pemasarannya dengan menggunakan STP dan Marketing Mix dengan melihat produk, harga, tempat, dan promosi. 

6.1.2 Persiapan Produksi

  1. Mempersiapkan pembuatan pada Aplikasi

TIM akan melakukan hal untuk mendukung pembuatan  aplikasi dengan adanya software yang akan membantu dalam pembuatan aplikasi.

  1. Peralatan dan Bahan

Peralatan dan bahan yang dibutuhkan yaitu rak, peralatan kimia, alat penghancur sampah, bahannya yaitu larva, sampah.

  1. Perizinan

Agar tidak ada hambatan dalam menjalankan bisnis ini, maka hal yang dilakukan yaitu dengan membuat perizinan hukum untuk menghindari permasalahan yang tidak diinginkan.

6.1.3 Pengadaan Produksi

Pada pengadaan produksi ini tim akan melakukan design mockup untuk aplikasi sebagai gambaran dan memberikan jenis pilihan yang ada didalam aplikasi, dan akan melakukan proses penyetoran sampah yang dilakukan melalui aplikasi remagg tersebut. 


6.2 Tahap Produksi

Pada tahap ini kami akan melakukan beberapa langkah yaitu 

6.2.1 Planing dan Perencanaan

  1. Memilih sasaran pasar berdasarkan kriteria geografis, demografis, dan psikiografis

  2. Melaksankan Analisis SWOT dengan kompetitor Remagg

  3. Tahah akhir melakukan branding kepada pelanggan awal

6.2.2 Routing atau Penentuan Alur

Melakukan proses penentuan alur bisnis Remagg seperti kegiatan peluncuran beta testing aplikasi, melaksanakan kegiatan pemasaran, dan transaksi dalam aplikasi.

6.2.3 Scheduling atau Penjadwalan

Menetapkan penjadwalan kegiatan oprasional secara sistemmatis dan terstruktur di setiap tahap produksi dilaksanakan.

6.2.4 Dispacting 

Langkah ke empat adalah dispacting yaitu melakukan implementasi dalam tahap produksi yang dimulai dengan pengujian aplikasi beta, pelaksanakan strategi pemasaran, dan transaksi aplikasi


6.3 Pasca Produksi

1. Pengembangan Aplikasi

Setelah melakukan tahap produksi selanjutnya REMAGG melakukan pengembangan aplikasi , yang dikembangkan oleh REMAGG adalah fitur – fitur yang terdapat dalam aplikasi agar semakin sempurna kemudian juga dilakukan pengembangan di bagian memasukan data pengguna agar para pengguna aplikasi REMAGG semakin mudah dan nyaman dalam mengakses aplikasi REMAGG.

2. Awal Persetujuan dan Uji Coba Aplikasi

Setelah dilakukan pengembangan terhadap aplikasi maka selanjutnya adalah uji coba sebelum aplikasi di promosikan dan apabila aplikasi sudah berjalan dengan lancer maka akan dilakukan persetujuan antar anggota bisnis.

3. Promosi Aplikasi di Media Social

Agar aplikasi dan produk REMAGG dikenal oleh masyarakat luas hal yang penting untuk dilakukan adalah promosi , REMAGG akan melakukan promosi melalui social media seperti Instagram , yotube, facebook dan tiktok serta bekerja sama dengan public figure yang akan menjadi barnd ambassador perusahaan REMAGG.

4. Mengevaluasi dan Revisi

REMAGG akan melakukan evaluasi terhadap respon masyarakat terhadap aplikasi dan produk REMAGG dan melakukan revisi terhadap apa saja yang menjadi kekurangan atau hambatan yang diterima oleh masyarakat sehingga REMAGG akan mencari solusi terhadap kekurangan atau hambatan tersebut sehingga pengguna aplikasi akan semakin tertarik dan nyaman dalam menggunakan REMAGG.

5. Menyusun Ulang Laporan Hasil Evaluasi

Setelah melakukan revisi maka REMAGG akan menyusun kembali laporan agar memudahkan REMAGG dalam mengetahui informasi serta data – data yang terkait dengan kegiatan operasional REMAGG.

6. Menilai Kelayakan Bisnis

Tahapan ini dilakukan REMAGG agar dapat mengetahui apakah usaha REMAGG layak untuk dijalankan. perhitungan layak atau tidak layak REMAGG melihat dari segi aspek SDM, aspek pasar dan pemasaran, aspek teknis dan teknologi serta aspek keuangan. tahapan ini diperlukan untuk menghindari kerugian yang dapat diterima REMAGG , serta memudahkan segala pihak untuk menilai usaha REMAGG seperti pihak investor dan pemerintah.

7. Mengembangkan Aplikasi

REMAGG akan terus mengembangkan inovasi- inovasi baru terhadap produk dan menyediakan di aplikasi agar perusahaan REMAGG semakin maju dan terus berkembang.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mencari Tuhan dalam Ekonomi

Filosofi kertas Kehidupan

Filosofi Mencuci Piring