Model - Model Proses Pegembangan dan Inovasi Produk Dalam Manajamen Inovasi

Ditulis oleh :

Frida Vania Alfizahr Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial

Ilham Helmi Arif Program Manajemen, Fakultas Ekonomi Bisnis

Thoriq Al-Faqih Hendra Program Pendidikan Bisnis, Fakultas Ekonomi Bisnis

 

  1. Model Black Box

Black Box Model merupakan istilah umum yang digunakan untuk menggambarkan program komputer yang dirancang untuk mengubah berbagai data menjadi strategi investasi yang berguna. Lebih khusus lagi, model kotak hitam juga dikenal sebagai model black box juga dikenal sebagai model keuangan black box. Dalam sains, ilmu komputer, dan teknik black box adalah suatu yang dapat dilihat dari segi input dan output tanpa perlu mengetahui cara kerja bagian dalamnya. Perangkat sistem, atau objek yang dapat model ini disebut “ hitam” karena implementasinya sendiri buram.

Hampir semua hal biasa disebut kotak hitam : transistor, algoritma, bahkan otak manusia. Model ini menghadirkan inovasi sebagai aktivitas ekonomi utama perusahaan. Model inovasi kotak hitam ini menekankan pentingnya otonomi dan kemandirian ilmiah dalam konteks pengembangan ilmiah. Pada saat yang sama dengan teori sosiologi, terjadi secara parallel. Model kotak hitam dan keengganan para ekonom dan peneliti lain untuk mempertimbangkan hubungan antara ilmu pengetahuan, teknologi, dan perkembangan industry terletak pada faktor utama. Hal ini disebabkan oleh kurangnya kebijakan public yang dapat menumbuhkan inovasi   

  Karakteristik

      Hal paling utama yang diperhitungkan adalah input yang diterima dan hasil dari  output Nya saja.

      Model ini dimanfaatkan untuk keberlangsungan kegiatan usaha di dalam suatu perusahaan

      Implementasi penggunaan inovasi ini tidak jelas karena tidak adanya acuan yang digunakan di dalamnya



  1. Model Linier

Model selanjutnya ini menunjukkan bahwa inovasi terjadi melalui interaksi pengetahuan dasar, perkembangan teknologi, dan imperatif pasar, dan bahwa hubungan in perlu dipromosikan lebih lanjut. Citra linier pertama dari inovasi berfokus pada kebaruan teknologi sebagai kekuatan pendorong inovasi. Model linier “ need-pull” atau “market control” dikembangkan segera setelah menyadari pentingnya pasar dan permintaan teknologi dari konsumen potensial.

Dikotomi push/need pull tampaknya digunakan tidak hanya untuk menjelaskan keberhasilan atau kegagalan berbagai teknologi baru, tetapi juga untuk menampilkan berbagai kasus kegagalan, Konsep yang terkait dengan model linier disebut sebagai “ penghalang inovasi” atau faktor yang menghambat adopsi teknologi baru. Meskipun sangat jelas dan mudah dipahami, model linier terlalu menyimpang dari kenyataan. Penyimpangan atau kelemahan ini dengan cepat menyebabkan model linier diganti oleh model yang lebih canggih

 

Karakteristik

      Mempunyai dua variasi dasar pada model Linier untuk menginovasi suatu produk yakni technology push model (technology driven model) dimana dalam model ini yang digerakkan oleh teknologi dan market pull model (customer need driven model) dimana dalam model ini daya tarik pasar, model yang digerakkan oleh kebutuhan pelanggan. 

      Model inovasi ini lebih difokuskan pada adanya kebaruan teknologi sebagai sebuah kekuatan pendorong untuk inovasi.

      Dalam model Linier, pengakuan bahwa inovasi terjadi melalui interaksi basis ilmu pengetahuan (di dominasi oleh perguruan tinggi dan industri), perkembangan teknologi (di dominasi oleh industri) dan kebutuhan pasar merupakan langkah maju yang signifikan. 

      Sebagai pembaharu inovasi terdahulu.

      Sangat mudah untuk diaplikasikan.

      Model inovasi yang termasuk kuno atau terdahulu.

      Terdapat urutan proses yang jelas, baik pasar ataupun riset teknologi yang digunakan dalam berinovasi.

      Berisiko memunculkan penyimpangan dalam prosesnya, karena berbanding terbalik dari Realita.

      Termasuk kedalaman tarikan kebutuhan dan dorongan dari teknologi.

 

 

  1. Model Interaktif

 

 

Model interaktif merupakan model yang mengembangkan model-model sebelumnya dan merangkaikan secara bersama-sama model dorongan teknologi dan tarikan pasar. Model ini menekankan bahwa inovasi muncul sebagai hasil interaksi pasar, dasar ilmu pengetahuan, dan kemampuan organisasi.Rothwell dan Zegveld menyatakan bahwa “pola keseluruhan proses inovasi dapat dianggap sebagai sebuah jaringan yang kompleks atas jalur komunikasi baik intra organisasi dan ekstra organisasi yang menghubungkan berbagai fungsi dan menghubungkan berbagai perusahaan dengan komunitas masyarakat ilmiah dan teknologi lebih luas ke pasar”. 

Beiji menekankan pada model interaktif, inovasi tidak lagi menjadi produk akhir dari tahap akhir kegiatan tetapi dapat terjadi di berbagai tempat seluruh proses tersebut. Hal ini dapat berulang (circular) dibanding berurutan. Kekuatan utama dari model interaktif adalah penjelasan dari beberapa interaksi yang diperlukan untuk keberhasilan dari sebuah inovasi. Model interaktif menarik perhatian para peneliti terhadap jarak antara ide – ide teknologi baru dan hasil ekonomi. Model interaktif adalah upaya untuk membawa bersama–sama dorongan teknologi dan tarikan pendekatan pasar menjadi model inovasi komprehensif dan sebagai hasilnya memberikan pendekatan yang lebih lengkap dan bernuansa ke isu faktor dan pemain yang terlibat dalam inovasi

 

Karakteristik :

      Interaksi antara tarikan pendekatan pasar dan teknologi menjadi kunci utama dalam proses memunculkan suatu inovasi

      Di dalam model ini inovasi yang muncul bisa digunakan secara tidak berurutan dan berulang

      Model ini berusaha untuk menjalankan adanya perkembangan teknologi dengan kebutuhan pasar secara bersama dan berimbang

      Disebut juga dapat mengenali interaksi antara unsur-unsur yang berbeda dan umpan balik di antara mereka.

      Inovasi berhubungan dengan seluruh proses yang terjadi.

      Bersifat menyatukan model pasar dan teknologi.

      Mempunyai pola circular atau terus berputar dibanding berurutan.

      Area inovasi berkembang menjadi model pengelompokan.

      Teknologi produksi menjadi kunci inovasi.

      Menggunakan alternatif berupa R&D (Research and Development)

      Mementingkan feedback untuk menyatukan pasar.



  1. Model Sistem


Fokus utama dari pendekatan model sistem ini adalah bahwa inovasi sebagai sebuah sistem yang mencakup penekanan pada interaksi, antar keterhubungan (inter connectedness) dan sinergi. Model sistem ini memberikan pendapat bahwa perusahaan – perusahaan yang tidak memiliki sumber daya besar untuk mengembangkan inovasi dalam perusahaan bias mendapatkan keuntungan dari membangun hubungan dengan jaringan perusahaan dan organisasi lain. Model sistem yang paling terkenal adalah sistem nasional inovasi misalnya Freeman, Lundvall dan Nelson. Kekuatan utama dari model ini adalah dalam menjelaskan tempat dan peran perusahaan kecil dalam inovasi dan bagaimana mereka dapat bertahan dalam berkompetisi dan tekanan dari perusahaan besar. Efek sinergis dari jaringan inovasi menjelaskan kapasitas mereka untuk menghasilkan efek positif

 

Karakteristik

      Kemampuan untuk melakukan inovasi menjadi kunci utama dalam menghadapi kompetisi dan tekanan dari perusahaan lain.

      Berfokus pada interaksi, keterhubungan, dan juga sinergi yang ada dalam suatu teknologi dan sumber dayanya

      Kemampuan membangun hubungan dengan pihak lain menjadi salah satu kunci kesuksesan dalam 

      Kelompok perusahaan kecil dapat mempertahankan teknologi terdepan dengan menggunakan dukungan dari organisasi lain.

      Akumulasi keterampilan dan pembelajaran kolektif terjadi di dalam jaringan dan bermanfaat bagi semua peserta.

      Jaringan mempromosikan arus individu “kunci” antara perusahaan.

      Keterampilan dapat dikombinasikan dan dikembangkan kembali untuk mengatasi kemacetan.

      Inovasi waktu dan biaya dapat dapat dikurangi.

      Jaringan menyediakan pintu masuk ke industri bagi perusahaan kecil yang inovatif.

      Perusahaan individu dalam jaringan beroperasi dengan fleksibilitas tinggi dan dengan cara biaya rendah termasuk overhead yang kecil.

      Model inovasi yang terintegrasi menunjukkan R&D dan pemasaran memiliki aktivitas yang terintegrasi.

      Cenderung bersama dengan supplier dan menghilangkan peran yang dikelompokkan untuk memimpin konsumen.

      Termasuk ke dalam generasi keempat inovasi atau biasa disebut juga dengan generasi 4G.



  1. Model Evolusi


Model ini tertantang oleh konsep utama dari teori ekonomi yang secara tradisional berfokus pada keseimbangan pasar dan informasi lengkap. Pendekatan ini menjelaskan bahwa inovasi dengan definisi melibatkan perubahan dan keputusan yang dibuat tidak hanya pada harga. Menurut Saviotti kebutuhan untuk pendekatan evolusi dalam ekonomi diusulkan atas dasar sejumlah kegagalan dalam neoklasik ekonomi termasuk ketidakmampuan untuk menangani dinamis perubahan kualitatif dan fitur internal inovasi teknologi. Hodgson berpendapat bahwa metafora mekanik yang diadopsi dalam pemikiran ekonomi ortodoks memiliki kekuatan penjelasan yang lemah.

 

Karakteristik

      Perspektif populasi keragaman merupakan komponen penting untuk proses evolusi

      Daya tahan dan adaptasi. Prinsip Darwin “survival of the fittest” dicerminkan oleh kecenderungan unit ekonomi untuk menjadi sukses dalam suatu lingkungan tertentu

      Model inovasi ini lebih berfokus pada keseimbangan di dalam pasar dan informasi yang lengkap

      Lingkungan yang eksternal menjadi suatu elemen kunci di dalam pendekatan evolusi ini  

      Model inovasi ini melibatkan perubahan dan keputusan yang dibuat tidak hanya pada harga saja.

      Reproduksi dan pewarisan perusahaan yang dianggap sebagai organisasi yang memproduksi dan pewarisan dinyatakan dalam kesinambungan.

      Daya tahan dan adaptasi. Prinsip Darwin “survival of the fittest” dicerminkan oleh kecenderungan unit ekonomi.

      Perspektif populasi keragaman makna komponen penting proses evolusi.

      Interaksi dasar ini terutama mencakup terutama kompetisi (antara produk atau perusahaan) dan merupakan interaksi paling banyak dipelajari dalam ekonomi.

      Lingkungan yang eksternal elemen kunci dalam pendekatan evolusi.

      Model evolusi ini tertantang oleh konsep utama dari teori ekonomi yang secara tradisional berfokus pada keseimbangan pasar dan informasi lengkap.

      Pendekatan baru ini menjelaskan bahwa inovasi dengan definisi melibatkan perubahan dan keputusan yang dibuat tidak hanya pada harga.


  1. Innovation Milieux

 

Pentingnya lokasi geografis untuk melahirkan pengetahuan baru memunculkan model innovation milieux. Konsep ini adalah kontribusi utama bagi geografis, ekonomi regional dan perencanaan perkotaan dengan bidang yang secara tradisional telah dipelajari oleh ekonom dan sosiolog. Penjelasan dari Camagni mengenai innovation milieux terdapat komponen – komponen yaitu:

        Proses pembelajaran kolektif tingkat lokal yang dinamis.

      Hubungan teritorial yang aktif, misalnya antar perusahaan dan interaksi antar organisasi mendorong inovasi.

      Pelaku dari berbagai wilayah sosio-ekonomi, misalnya swasta lokal atau institusi publik mendukung inovasi.

      Kebudayaan tertentu dan proses representasi. 

      Suatu sistem yang produktif, misalnya perusahaan yang inovatif

Konsep innovation milieux membantu menjelaskan keberhasilan usaha kecil dan menengah yang pada umumnya kekurangan sumber daya untuk mempertahankan strategi. Model ini juga menjelaskan mengapa lokasi tertentu memberikan dan melahirkan sejumlah perusahaan kecil yang inovatif yang letaknya berdekatan dan berbagi budaya dan etos bisnis serupa.

 

Karakteristik

      Model ini juga menjelaskan mengapa lokasi tertentu memberikan dan melahirkan sejumlah perusahaan kecil yang inovatif yang letaknya berdekatan dan berbagi budaya dan etos bisnis serupa

      Innovation milieux membantu menjelaskan keberhasilan usaha kecil dan menengah yang pada umumnya kekurangan sumber daya untuk mempertahankan strategi. 

 

 

7. Contoh dari Model Inovasi Interaktif

         Contoh dari inovasi interaktif adalah salah satunya aplikasi GO-JEK. Jika dikaitkan dengan gambar dibawah ini ;

 

Maka, dapat disimpulkan bahwa pembentukan atau proses penemuan inovasi Go-Jek bersifat sirkuler dan berulang berputar pada prosesnya. Dimulai dari penemuan ide berupa inovasi tukang ojek agar mudah dicari serta agar  mempunyai pengelolaan manajemen yang stabil, kemudian pembentukan atau proses menciptakan basis data berupa aplikasi yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat hanya dengan mendaftarkan akun yang terhubung pada gmail. Selanjutnya, adalah strategi pemasaran yang menggunakan target pasar anak sekolah karena dibanderol dengan harga murah, serta adanya promo-promo menarik bagi pengguna baru. Seiring berjalannya waktu, Go-Jek terus berinovasi dengan terus melihat bagaimana perkembangan teknologi dan juga sesuatu yang dibutuhkan di masyarakat sebagai bentuk pemecahan masalah. Oleh karena itu, Go-Jek menambahkan beberapa fitur dan bagian-bagian seperti Go-Food untuk makanan pesan-antar, Go-Clean untuk petugas kebersihan, Go-Massage untuk pemesanan pijat online, serta lainnya. Satu yang perlu digaris bawahi adalah bahwa contoh dari model interaktif ini akan terus-menerus memberikan inovasi yang mengaitkan teknologi dan pasar sebagai salah satu indikator utama. Oleh karena itu, model interaktif ini menurut saya adalah model yang paling menarik, karena akan terus terbaharu seiring berkembangnya zaman (dapat terus beradaptasi).

 

DAFTAR REFERENSI

Hartini, S. (2012). Peran inovasi: pengembangan kualitas produk dan kinerja bisnis. Jurnal manajemen dan kewirausahaan, 14(1), 83-90.

Sugiharto, T., & Irwansyah, M. (2020). Inovasi Pengembangan Sistem Informasi Pengelolaan Surat Keterangan Pendamping Ijazah Berbasis Web. JURNAL MEDIA INFORMATIKA BUDIDARMA, 4(2), 325-331.

Widjajani, N., Fajarwati, A., & Hidayat, A. (2016). Model quadruple helix sebagai model inovasi daerah. SOSIOHUMANITAS, 18(1).



 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mencari Tuhan dalam Ekonomi

Filosofi kertas Kehidupan

Filosofi Kacamata Bijaksana