Puisi Wasiat Satu Abad

Gambar
 Kakekku hidup sederhana di desa Ia pekerja keras sebagai buruh tani Menitip pesan pada anaknya Sebuah kata tentang nasib ini " Kita orang kecil tapi nasibmu ada di tanganmu ! " Ayahku pegawai mapan di kota Dan membesarkanku sejak dini Masih teringat nasehatnya Tentang meraih sebuab mimpi " Kejarlah mimpimu melampaui langit semu" Kini aku si kaya Raya Punya buah hati dari janji suci  Ku Berwasiat pada putra putrinya Sebuah pesa satu abad tentang jati diri " Raih kesuksesan hingga nama ayah lenyap karena kilau cahaya dari apa yang kalian raih." Wasiat ini ada sejak dulu kala Pesan satu abad dari lintas genarasi Yang turun temurun kebjikasannya Agar kehidupan dunia lebih berarti

Tentang Saya

Hasil gambar untuk ilham helmi arif
 Hai pembaca sekalian !!! perkenalkan nama saya Ilham Helmi Arif. Di Madura saya dipanggil Helmi sedangkan di jawa saya biasa dipanggil Arif dan di luar jawa saya dipanggil Arif. Terserah anda, anda ingin memanggil saya apa yang penting itu adalah nama yang baik. SAya asli Madura tepatnya kota kecil bangkalan, Madura. Dari kota kecil itu jga saya dilahirkan dari Rahim Ibunda saya. Tapatnya 4 November 2001. Apakah ada yang tahu berapa umur saya sekarang ?




 Dahulu saya bermain di TK Khodijah kecaman Klampis kemudian belajar berbicara hingga akhirnya menjadi kebanyakan bicara di SD Bator 1 klampis, tidak lupa juga saya belajar Mengaji  Al Qur’an dan Bahasa Arab walaupun sering bolos di MI Al Ikhwan Desa Larangan Sorjan Kecamatan Klampis. Lalu pindah ke kota, mulai belajar menulis blog  dan berbisnis di Sekolah Menengah Pertama Negri 2 Bangkalan. Dan Hari Ini Merantau ke kota Apel dan menuntut Ilmu di Madrasah Aliyah Negri 3 Malang yang sekarang berubah nama menjadi MAN 2 Kota Malang dan Maha’d Al Qalam.
 Saya adalah penulis amatir yang ingin belajar banyak hal dari sudut pandang yang berbeda. Saya suka sekeli mengukir kata-kata indah untuk dibaca. Mungkin kalian dapat berpikir kalau saya aneh tapi itu kenyataannya. Jika kalian tahu kalau sesuatu dibilang aneh karena itu bukan sesuatu hal yang biasa. Dan hal yang biasa adalah hal yang sering kamu jumpai dalam keseharian anda. Tapi inilah saya, dan kata-kata yang selalu saya tancapkan dalam jiwa saya adalah

“ Akan Saya Akhiri dengan Kemuliaan."
Follow My Istagram @ilhamhelmiarif

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Filosofi Kacamata Bijaksana

Filosofi kertas Kehidupan

Filosofi Warna - Warni Kehidupan