Filosofi ABCD

Made with Prisma
   Hidup ini penuh dengan persahabatan & perselisihan, Ada Si A berteman dengan Si B. Mereka suka bencekrama, bercanda & tertawa bersama terbentuklah koalisi AB. Tapi suatu saat Si A lagi marah dengan Si B, Hal ini terjadi cuman gara-gara Si B pikirannya berbeda sama Si A. Bukannya saling menasehati mereka malah berbicara  kekurangan mereka pada yang lain. Si A bicara kekurangan Si B pada Si C, Lalu Si B bicara kekurangan Si A sama Si D. Seharusnya bicara Bukaanya bicara sama yang bijaksana & perdirian kuat, mereka semua pada bawa perasaan sehingga ketidak sukaan mereka masing-masing. Akhirnya terbentuklah Koalisi AC & BD yang saling menjatuhkan satu sama lain.





 Itulah sifat manusia yang sering sekali membuat perpecahan & saling berselisih satu sama lain. Hanya dari ilustrasi sederhana ini bisa mengambarkan bagaimana latar belakang pecah nya “World War I (WWI)” & “Worl War II (WWII).” Sifat inilah yang sebenarnya membawa  ketidak adilan dalam kehidupan kita sekarang. Tapi disisi lain tuhan biarkan itu terjadi untuk mensempurnakan hidup manusia. Anda tidak akan merasakan senang tanpa adanya rasa sedih, anda tidak akan merasakan rasa sayang tanpa rasa cemburu.

Mau jadi wirausaha tanpa utang ??? Yuk gabung disini.


 Pada suatu ketika A & C terjadi perlselihan, demikian juga terjadi pada B & D. Akhirnya mereka pecah membentuk koalisi baru lagi yaitu AE, BF, CG, & DH. Tuhan pecahkan itu semua sesuai yang ia inginkan, hal itu terjadi terus-menerus sampai  X,Y & Z. Hingga akhirnya, Tuhan satukan semuanya karena suatu alasan & terbentuklah sebuah koalisi yang bernama huruf Alfabet. Tuhan sebenarnya sudah berikan jalan untuk kita agar tetap bersatu, jalan itu iyalah dengan cara menasehati satu sama lain. Karena itu mulai hari ini, saya mengajak anda untuk meminta nasehat orang lain, yang punya salah mohon kasih tahu. Mungkin ada rasa marah atau gak terima tapi setidaknya berpikiri dewasa karena pada akhirnya semakin hari bertambah pada akhirnya kematian kita semakin dekat juga.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mencari Tuhan dalam Ekonomi

Filosofi Kacamata Bijaksana

Filosofi kertas Kehidupan