Postingan

Menampilkan postingan dengan label cerita

Puisi Wasiat Satu Abad

Gambar
 Kakekku hidup sederhana di desa Ia pekerja keras sebagai buruh tani Menitip pesan pada anaknya Sebuah kata tentang nasib ini " Kita orang kecil tapi nasibmu ada di tanganmu ! " Ayahku pegawai mapan di kota Dan membesarkanku sejak dini Masih teringat nasehatnya Tentang meraih sebuab mimpi " Kejarlah mimpimu melampaui langit semu" Kini aku si kaya Raya Punya buah hati dari janji suci  Ku Berwasiat pada putra putrinya Sebuah pesa satu abad tentang jati diri " Raih kesuksesan hingga nama ayah lenyap karena kilau cahaya dari apa yang kalian raih." Wasiat ini ada sejak dulu kala Pesan satu abad dari lintas genarasi Yang turun temurun kebjikasannya Agar kehidupan dunia lebih berarti

Tiga Jenis Filosofi Tanda Tanya

Gambar
  “ Malu bertanya sesat di jalan.” Kalimat sederhana ini adalah salah satu nasehat lokal yang sudah tidak asing ditelinga kita. Namun, siapa sangka bahwa kalimat ini punya banyak sekali kebijaksanaan yang tidak dibayangkan. Menjadi seorang pelajar di akhir masa siswa dan akan memasuki jenjang mahasiswa sudah menjadi sebuah target agar bisa mengkritisi sebuah permasalahan. Salah satunya ialah lewat sebuah pertanyaan.  Ketika masih duduk dibangku sma saya sering sekali membuat pertanyaan yang mengkritisi dan tidak suka dengan petanyaan simpel yang sama sekali tidak berbobot. Namun, setelah beberapa waktu saya akhir mulai merenungkan apa peran dari kualitas dari sebuah pertanyaan. Pertanyaan Kritis Terkadang saya merasa tersenyum sendiri saat mengenang masa-masa tersebut dimana saya ingat akan sebuah kompetisi tidak resmi dengan salah satu orang yang rasa ingin tahu dan wawasanya jauh lebih luar dari saya. Kami sering sekali berlomba untuk menciptakan pertanyaan yang paling kritis dan pen

Warisan dari Lentara Sang Penulis

Gambar
       Jika ada yang bertanya kenapa saya ingin menulis ? Maka ada sebuah motto menulis saya yaitu “  Slice of my life will be the rest of my life.”  dimana hal-hal yang pernah saya alami harus menjadi peninggalan yang bisa bermakna tanpa terikat dengan waktu. Hal ini karena saya menemukan sebuah definisi “Sukses” yang berbeda dari yang lainnya, hal ini saya pelajari dari seorang pengasuh saya yang telah menjadi mentor saya secara tidak langsung.      Kalau anda ingin tahu seperti apa beliau maka ada ciri khas yang melekat pada beliau dan mohon maaf karena hal paling mudah diingat adalah hal yang menjengkel karena saya adalah manusia normal yang mudah mengingat hal-hal buruk dari seseorang.      Hal yang masih mudah diingat dari beliau adalah langkah jalannya yang di atas normal atau kecepatan langkahnya itu berada dikecepatan di atas rata-rata. Langkah beliau sangatlah cepat walapun itu dalam keadaan santai. Sering sekali saya kesulitan mencoba mengikuti langkah yang cepat beliau itu

Hidup itu dibawa simpel

Gambar
   Ada sebuah kabar yang membuat saya ingin menulis sesuatu yang singkat, kabar tersebut berisi tentang pulangnya salah satu guru saya yang pernah mengajar saya di kelas 12 dan beliau mengajar mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan. Mendengar hal itu membuat saya cukup kaget dan akhirnya saya memutuskan untuk mengingat pelajaran apa yang beliau ajarkan tapi masalahnya saya lupa semua pada apa yang beliau ajarkan. Masih teringat di benak saya bagaimana caranya mengajar. Beliau hampir selalu atau mungkin selalu menggunakan powerpoint dengan latar belakang polos berwarna putih kecoklatan yang isinya itu hanyalah tulisan penuh dan tidak pernah menampilkan gambar sedikitpun.  Jumlah slide di powerpoint beliau itu bisa sekitar 40 halaman atau bahkan lebih. Kata-kata yang ditampilkan di powerpoint beliau itu persis sama dengan yang ada di buku paket tanpa ada perubahan kata ataupun pengurangan kata sedikitpun jadi tidak salah kalau itu lebih terasa seperti sebuah copy paste  da

Ada Arjuna Solo di Balik Buaya

Gambar
  Ketika menjelang akhir masa SMA, ada orang Solo dari sekolah musuh buyutan sekolah saya yang pindah ke sekolah saya. Jika dibilang sekolah tersebut sudah menjadi saingan abadi di antara para petinggi sekolah. Namun, siapa sangka. Alasan dia pindah jauh-jauh dari Serpong ke Malang itu hanya agar bisa ikut les IPS karena di sekolah asalnya tidak bisa mengikuti les dari pihak luar. Alasanya ini kadang membuat saya jengkel karena sudah menjadi alasan umum kami anak sosial yang tidak suka kepada anak sains yang mengambil alih jurusan yang seharusnya buat kami. Namun, alasan itu yang kadang membuat saya sedih karena hal itu menunjukkan seberapa tidak kompetennya diri saya yang beralasan tersebu. Padahal jika ia pindah maka ia perlu lebih banyak kerja keras dan waktu yang tidak sedikit untuk mempersiapkan tes perguruan tinggi walaupun sebenarnya karena dia satu les dengan saya dan saya sering bertanya kepada dia terhadap apa yang tidak bisa saya mengerti. Sebagai anak sains yang

Modal Doa Buat Investasi Saham

Gambar
  Percayakah anda dengan yang namanya kekuatan doa ??? Tentu, bagi beberapa orang mempercayainya dan sebagian mungkin tidak tapi peran doa itu sangat berpengaruh terhadap bagian kehidupan saya walaupun terkadang saya sendiri sangat malas untuk berdoa. Kejadiaan ini terjadi ketika saya menginjak kelas 10 semester 2 dan pada saat itu sedang ada pelajaran ekonomi. Waktu itu saya sangat malas dengan ibu guru yang mangajar pelajaran tersebut karena yang diajarkan hanyalah materi dan sisanya hanya mengerjakan soal-soal laithan tidak ada analisiyang membuat gerigi otak saya bekerja.  Mungkin ibu guru tersebut sedang melihat saya malas untuk menerima mengerjakan soal-soal sehingga ia menyuruh saya untuk menjawab salah satu soal. Kebetulan waktu itu bab yang diajarkan itu tentang pasar modal dan karena saya belum mengerjakan sehingga membuat saya kebingungan tapi untung saja ada teman sebelah yang mau berbagi jawaban. Sepertinya ibu guru tersebut sadar jika saya masih belum mengerja

Perjuangan Budak Cinta demi Almamater Kuning

Gambar
      Filosofi A-Z   Apapun alasan anda untuk memperjuangkan sesuatu itu tidak selalu salah walaupun itu terkadang terdengar konyol. hal ini yang saya pelajari dari seorang teman dari Tulung Agung yang berjuang mati-matian sampai demi bisa berkuliah di universitas ternama yang terkenal dengan almamater kuning mereka yang sudah menjadi dambaan anak-anak SMA di seluruh Indonesia.  Saya pernah bertanya kepadanya kenapa ia mau kuliah disana, ia menjawab karena ingin mengejar seorang yang ia dambakan. Mungkin itu hal umum jika punya pasangan yang berjuang sama-sama untuk masuk universitas yang sama tapi dia berbeda. Maksud orang yang ia dambakan adalah salah orang terkenal di Sosial Media, masih lebih baik jika ia punya hubungan dengan gadis tersebut tapi nyatanya bertemu tatap muka saja tidak pernah.  Saya masih ingat sebesar apa kisah cintanya tersebut, ia sampai mendoakannya secara diam-diam orang tersebut setiap saat, mencari jumlah mantannya siapa saja, dan informasi keluarganya itu da

Postingan populer dari blog ini

Filosofi Kacamata Bijaksana

Filosofi kertas Kehidupan

Filosofi Warna - Warni Kehidupan