Puisi Wasiat Satu Abad

Gambar
 Kakekku hidup sederhana di desa Ia pekerja keras sebagai buruh tani Menitip pesan pada anaknya Sebuah kata tentang nasib ini " Kita orang kecil tapi nasibmu ada di tanganmu ! " Ayahku pegawai mapan di kota Dan membesarkanku sejak dini Masih teringat nasehatnya Tentang meraih sebuab mimpi " Kejarlah mimpimu melampaui langit semu" Kini aku si kaya Raya Punya buah hati dari janji suci  Ku Berwasiat pada putra putrinya Sebuah pesa satu abad tentang jati diri " Raih kesuksesan hingga nama ayah lenyap karena kilau cahaya dari apa yang kalian raih." Wasiat ini ada sejak dulu kala Pesan satu abad dari lintas genarasi Yang turun temurun kebjikasannya Agar kehidupan dunia lebih berarti

Diary of Anak MAN

  Izinkan saya untuk berbagi pengalaman sederhana yang istimewa karena saya ubah cara pandang cara yang awalnya saya pikir itu adalah hal biasa tapi ternyata itu adalah hari-hari luar biasa saya saat menjadi siswa di sebuah madrasah. Lagipula, pelajaran yang diajarkan di sekolah itu lebih sulit untuk diingat daripada kenangan-kenangan ini.

Pesan Moral dari Sebuah Game

Brand dari Sebuah Masjid

Detik-Detik Panjang Pengibaran

Perjuagan Budak Cinta demi Almamater Kuning

Mencari Tuhan Dalam Ekonomi

Ada Arjuna Solo di Balik Batu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Filosofi Kacamata Bijaksana

Filosofi kertas Kehidupan

Filosofi Warna - Warni Kehidupan