Bagaimana Memulai Investasi dengan Modal Minim atau dari Saku Orang Tua ?

Ilustrasi Indian rupee investment concept Sumber Freepik

        Memulai investasi dengan modal yang terlalu minim dan tidak punya pendapatan adalah hal yang sebenarnya tidak disarankan. Banyak orang yang lebih menyarankan untuk punya pendapatan yang cukup dan bekerja baru memulai investasi. Hal tersebut sebenarnya tidak salah tetapi ada beberapa kondisi seseorang yang dimana dia ingin sekali berubah tetapi mengalami kendala dalam segi pendapatan dan waktu.

Saya punya opini pribadi bahwa itu tidak apa-apa untuk memulai investasi daripada menunda karena keterbatasan. Saya tahu bahwa tingkat keuntungan atau pengembalian tidak signifikan dan lagi pula investasi adalah cara lama untuk bisa mengumpulkan uang. Selain itu, banyak orang yang ingin cepat kaya saat memulai belajar investasi, hal tersebut saya anggap normal karena latar belakang seseorang mendorong untuk keluar dari keterbatasan mereka. Saya pikir biarkan realita yang mengajarkan tentang kebenaran tersebut.

    Hal yang ditekankan adalah sebuah proses itu penting, dimana seseorang harus belajar mengatur keuangan dengan jumlah kecil sebelum mengatur uang milyaran dan triliunan.  Seseorang harus tahu rasa rugi dan kehilangan sebelum dia dapat keuntungan berlipat. Ada banyak hal yang bisa terjadi dalam dunia investasi sehingga penting sekali pengetahuan dengan pengalaman secara personal.

Pada kesempatan kali ini, saya ingin berbagi langkah-langkah sederhana untuk memulai investasi yang tidak konseptual tapi lebih pada contoh yang bisa dilakukan oleh semua orang .

Langkah Pertama ikuti Sosial Media tema Investasi.

Saya yakin pada zaman sekarang banyak orang yang sudah memiliki sosial media terutama instagram, twitter ataupun tiktok. Langkah yang harus diambil adalah mengikuti konten tersebut yang fungsi untuk mengubah pola pikir secara perlahan dan pasti. Ketika anda mengubah algoritma halaman utama sosial anda secara tidak langsung anda mengubah pola pikir dan passion yang anda minati.

"Sedikit demi sedikit lama lama menjadi bukit."

Langkah Kedua Langsung Memulai Investasi

Tidak perlu perencanaan keuangan yang matang dalam memulai investasi, saya adalah tipe dengan modal nekat dan pengetahuan yang minim. Tentu risiko rugi sangatlah besar dan modal hilang semua pernah saya alami. Hal yang sulit didapat adalah konsisten dalam menyisihkan pendapatan.

    Anda tidak perlu modal besar untuk memulai investasi, modal dana yang kecil jauh lebih baik daripada menunda sesuatu yang tidak pasti. Efeknya terhadap keuangan tidak signifikan tetapi akan berpengaruh pada kebiasaan yang telah dilatih. Tekniknya sangat sederhana, sisihkan dari awal baru anda habiskan sisa pendapatanya. Jangan tunggu sisa karena itu lebih sering tidak berkesinambungan.

Langkah Ketiga cari Teman dan Mentor

Langkah berikutnya adalah cari teman yang punya passion dan mereka yang mengerti akan dunia investasi serta keuangan. Jangan tanya pada seseorang yang tidak ada minat karena kebanyakan dia akan membicarakan rasa trauma dari pengalaman pribadi atau pengalaman orang lain. Jika tidak ada, anda dapat memulai dengan akun kelompok sosial media, cukup ketik nama grup dan sosial media di mesin pencari maka link dapat anda dapatkan.

Kemudian, mentor itu cukup penting bagi saya karena mereka tidak sungkan untuk membagi pengalaman dan pengetahuan mereka miliki. Jika anda tidak suka untuk membaca banyak buku mungkin anda dapat memulainya dengan obrolan berbobot dengan secangkir kopi dengan senior yang anda miliki.

“It's better to hang out with people better than you. Pick out associates whose behavior is better than yours and you'll drift in that direction.” Warren Buffet

Langkah keempat kembangkan pengetahuan dan wawasan

Menjadi seorang investor, itu berarti anda dituntut untuk punya pengetahuan tentang keuangan dan wawasan yang luas terhadap kondisi terkini serta mampu menebak potensi yang akan terjadi. Pada akhirnya, anda harus membaca sesuatu yang lebih membosankan dan sulit dimengerti daripada pelajaran sekolah. Hal ini sudah menjadi sesuatu yang wajib jika anda ingin sukses dalam berinvestasi.

Terkadang kita tidak punya banyak waktu untuk mencurahkan bidang yang tidak dapat memberikan efek nyata pada kehidupan tetapi saya punya alternatif dimana anda dapat melihat atau mendengar dari para investor lain. Ada banyak rangkuman buku ataupun analisis laporan keuangan di internet, cukup luangkan waktu sebentar dan ambillah keputusan sesuai hati dan logika anda.

Langkah kelima adalah tingkatkan pendapatan anda

Pada akhirnya anda perlu pekerjaan atau usaha dengan bayaran yang lebih sebab anda butuh waktu yang sangat lama jika ingin kaya. Namun, hal itu tidak perlu anda lakukan jika anda adalah orang yang sangat sabar dalam menunggu dan tidak rakus. Semua itu kembali pada pilihan anda dan !

“But investing isn’t about beating others at their game. It’s about controlling yourself at your own game.” Benjamin Graham

Sumber Inspirasi :

https://www.investopedia.com/articles/basics/06/invest1000.asp

https://www.mysanantonio.com/business/article/Warren-Buffett-advises-young-people-on-how-to-16704162.php#:~:text=Warren%20Buffett%20is%20a%20legendary,more%20than%20they%20already%20do.

https://www.techtarget.com/searchcustomerexperience/definition/social-media-influence#:~:text=Social%20media%20influence%20is%20a,idea%20or%20sell%20a%20product.

https://www.forbes.com/sites/zackfriedman/2018/10/04/warren-buffett-best-quotes/?sh=5c16b6cc4261

https://www.simplilearn.com/real-impact-social-media-article



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mencari Tuhan dalam Ekonomi

Filosofi Kacamata Bijaksana

Filosofi kertas Kehidupan