Filosofi Bahasa : Simbol dari Kecerdasan Manusia

Ilustrasi With Group People Talking oleh Pikisuperstar Sumber Gambar Freepik 



Di dunia ada sekitar 6.500 bahasa yang ada dimana tersebar ke berbagai dunia. Sedangkan Indonesia memiliki 718 bahasa daerah dari berbagai pulau serta suku budaya yang berbeda. Jika dunia ini dipertemukan oleh bahasa inggris agar saling mengenal maka dari sabang sampai merauke dipersatukan oleh bahasa persatuan yaitu bahasa Indonesia.


Setiap bahasa mempunyai ciri khas masing-masing dan tingkat kesulitan yang berbeda-beda. Ambil contoh bahasa mandarin yang cukup sulit dalam sistem penulisannya karena setiap kosa kata memiliki simbol tulisan yang berbeda-beda. Lalu ada bahasa arab yang dimana cara penulisannya dimulai dari kanan ke arah kiri. Perbedaan inilah yang menunjukkan keberagaman serta kelebihan dari budaya mereka.

Orang jepang terkenal dengan sopan santunnya karena dalam sistem bahasa mereka ada kaidah yang mengharuskan kata kerja mereka agar lebih sopan. Di cina orang-orang banyak yang ahli dalam pelajaran matematika sebab sistem penulisan angka jauh lebih mudah dari tulisan asli mereka. Perbedaan tersebutlah salah satu yang mendasari bagaimana kebudayaan mereka tumbuh.


Walaupun Negeri Tiongkok menjadi ras yang seperlima dunia tetapi Bahasa Inggris menjadi bahasa yang berlaku di setiap negara. Bahasa Inggris menjadi kiblat dari ilmu pengetahuan dunia, hal itu juga didorong dengan kebudayaan mereka lewat karya-karyanya seperti film dan musik sehingga dapat diterima oleh orang yang awampun. Bahasa maju yang merendah dalam bentuk hiburan agar dapat diterima oleh semua orang.


Sedangkan, Bahasa Indonesia sendiri adalah bahasa yang mengangkat tentang kesamaan derajat dan demokrasi. Walaupun Bahasa Indonesia kosa katanya berlaku untuk semua kalangan tanpa memandang usia ataupun derajat tetapi masih ada khas melekat dari sopan santun bahasa daerah pada orang yang tua. Contohnya adalah kata “Kamu” akan lebih sopan menggunakan kata “Anda.”


Saat berbicara pada bahasa, kita sadar bahwa orang yang tidak bisa bicara pun masih dapat berbahasa menggunakan bahasa tubuh mereka. Bahasa tubuh yang membuat orang bisu dapat berbicara dan orang tuli dapat mendengar apa yang dibicarakan. Bahkan bahasa itu juga hadir pada orang tidak bisa melihat dalam bentuk huruf braille yang berbentuk titik-titik kasar yang tersusun dan diraba oleh tangan.


Saat engkau belajar bahasa baru itu bukan hanya belajar kosakata dan huruf-huruf asing saja tapi tanpa sadar anda membuka diri untuk menerima kelebihan dan kekurangan dari bahasa tersebut. Tidak ada bahasa yang sempurna karena itu merupakan bagian dari sifat dari ketidak sempurnaan manusia.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mencari Tuhan dalam Ekonomi

Filosofi kertas Kehidupan

Filosofi Kacamata Bijaksana