Kebanggaan Menjadi Seorang Sandwich Generation

  
Ilustrasi Salami Sandwicd oleh Macrovector_vector Official Sumber : Freepik

    Sandwich Generation adalah sebuah istilah yang menjelaskan kondisi seseorang yang menanggung biaya finansial orang tua dan anak-anaknya. Istilah tersebut berasal dari sepotong daging yang dihimpit oleh dua buah roti. Lapisan atas diibaratkan oleh orangtua, daging mewakilkan orang yang menanggung biaya, dan lapisan kedua menanggung  anak-anak yang harus dibesarkan.

Permasalahan ini sering ditemui di Indonesia. Dimana anak paling tua atau sulung harus menanggung biaya sekolah adik-adiknya. Beberapa kasus anak paling tua harus mengorbankan pendidikan mereka dengan bekerja penuh membantu orangtua mereka agar adik-adiknya bisa mengikuti jenjang pendidikan formal yang dimana jika sukses adik-adik tersebut diharapkan mampu mengangkat perekonomian keluarga mereka.

Selain itu, hal yang paling sering menjadi faktor utama di Indonesia adalah kewajiban seorang anak yang selayaknya berbakti kepada orang tua mereka. Dalam beberapa sudut pandang, hal tersebut sangat tidak baik dalam keuangan serta beban yang berlebihan membuat generasi sandwich mengalami tekanan berlebih.

Beberapa faktor yang menyebabkan fenomena tersebut adalah kondisi keuangan yang belum stabil, tidak ada perencanaan keluarga, dan beberapa karena kondisi orang tua yang tidak mampu lagi untuk bekerja. Semua orang dapat terjerumus dalam permasalahan tersebut, kondisi tersebut hanya bisa terjadi apabila ada dua pihak yang terlepas.

Akan tetapi, saya ingin membahas sisi lain dari generasi sandwich. Bukankah menjadi kebanggan bila anda atau saya menjadi orang memutus rantai kemiskinan dalam keluarga ? Apakah anda tidak merasa terhormat jika mampu mengabdi kepada orang tua ? Bangga menjadi generasi sandwich tidaklah mudah karena banyak tanggungan dan waktu yang harus dikobarkan. Hal ini butuh solusi yang praktis dan efisien.

Pertama, hal yang dilakukan adalah memberikan sesuatu pada diri sendiri, Anda dapat memulai dengan membentuk pola hidup sehat dan mulai menabung aset. Apakah hal ini terdengar egois ? Benar hal ini akan terdengar egois tapi perlu anda ketahui bahwa anda adalah dagingnya. Jika anda mengalami kelelahan dan mental berlebih maka risiko jatuh sakit cenderung tinggi. Lantas siapa yang akan membiayai anda ketika jatuh sakit ?

Kedua, Roti sandwich tidak hanya dua helai roti dan sepotong daging tapi keju, saus, ataupun sayuran untuk meningkatkan cita rasa. Saran saya adalah mulai bangun pendapatan lain seperti kerja sampingan dan jika anda tidak punya waktu maka cobalah membangun pendapatan pasif.

Mungkin beberapa orang menyarankan untuk mengatur arus keuangan terlebih dahulu agar bisa berhemat tapi saya lebih menyarankan untuk menghasilkan lebih karena perlu usaha lebih untuk menyelesaikan masalah yang lebih besar.

Ketiga, Komunikasi dengan orang-orang yang anda tanggung. Hari-hari anda akan melelahkan jika berada di kondisi tersebut, jangan hanya memberi setelah itu  anda tidak berkata apa-apa. Cobalah untuk meluangkan waktu bersama orang-orang tersebut, anda adalah orang dipercayai untuk menanggung hidup mereka jadi jadikan hal tersebut kesempatan untuk membangun kehidupan yang lebih komunikatif.

Keempat, rencanakan jalan keluar. Saya tulis rencana di bagian akhir karena anda lebih butuh aksi dalam kondisi tersebut. Rencana yang akan dilaksanakan dalam kondisi stabil akan mengalami penundaan, lagipula target rencana anda yang paling awal adalah memiliki biaya dan waktu yang cukup menanggung itu semua.

Menjadi Sandwich Generation merupakan sebuah kondisi yang memberatkan tapi akan menjadi hal berbeda jika kondisi tersebut diubah menjadi sebuah rencana jangka panjang membuat orang-orang lebih matang dalam perencanaan dan implementasi finansial mereka.

Daftar Referensi

Anwar, Muhammad Chairul. 2021. Menikah dengan Generasi Sandwich? Ini Cara Memutus Rantai Generasi Sandwich. https://money.kompas.com/read/2021/12/08/134026926/menikah-dengan-generasi-sandwich-ini-cara-memutus-rantai-generasi-sandwich?page=all

Nur, Haerani & dkk. 2022. Dinamika Karir dan Pernikahan pada Perkembangan Masa Dewasa. Sleman : Bintang Semesta Media.

Rari, Ferlistiya Pratita. 2021. “Perbandingan Tingkat Kebahagian antara Genarasi Sandwich dan Non-Generasi Sandwich.” http://journal.sragenkab.go.id/index.php/sukowati/article/view/254 dalam Jurnal Litbang SukowatiVol.6 No.1 Hal 1-13. Jakarta Universitas Indonesia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mencari Tuhan dalam Ekonomi

Filosofi kertas Kehidupan

Filosofi Kacamata Bijaksana