Masa Depan dari Industri Artificial Intelligence

Ilustrasi robotic machine and tired woman working at computer in the office oleh Redgreystock Sumber Freepik

    Mesin yang bisa berpikir atau orang-orang sebut sebagai robot adalah sebuah karya adalah teknologi kecerdasan buatan atau bahasa kerennya adalah artificial intelligence. Robot ini tidak hanya bisa bisa diprogram untuk melakukan aktivitas berulang tetapi juga memiliki kemampuan untuk belajar dari kesalahan yang mereka dan mampu berinteraksi sosial seperti manusia.

    Hal itu adalah hal yang sangat keren bagi saya karena impian untuk memelihara hewan yang tidak perlu dikasih makan dan tidak banyak perawatan. Akan tetapi, ada kekhawatiran yang dimana hal tersebut dapat menimbulkan sebuah masalah besar ataupun pehkhianatan seperti film terminator sehingga manusia di buru oleh ciptaanya sendiri. Saya khawatir apabila hari ini para buruh berdemo akan kenaikan upah tapi pada suatu hari nanti mereka akan berdemo agar posisi mereka tidak akan tergantikan oleh  robot tersebut.

    Walaupun mayoritas akan menolak hal tersebut tetapi kita harus ingat bahwa salah pioner dalam perkembangan teknologi adalah para pebisnis yang dimana mereka akan lebih memilih untuk efisiensi ongkos produksi daripada sumber daya  manusia yang tidak maksimal. Keuntungan robot cukup menjajikan karena mereka dapat bekerja 24 jam selama satu minggu penuh dan mereka tidak akan berdemo karena upah rendah ataupun izin sakit.

    Pola ini sebenarnya hampir sama dengan revolusi industri di abad 18 yang dimana mesin uap menyebabkan ratusan orang-orang harus kehilangan pekerjaannya karena kalah dengan mesin. Hanya saja robot ini tidak hanya akan bekerja keras tanpa henti tapi mereka punya pola pikir sendiri sehingga mereka mampu mempunyai kreativitas dan dapat membaca psikologi dari seorang manusia.

    Salah satunya adalah artis instagram bernama Rozy yang merupakan robot dengan wajah gadis dua puluh dua tahun. Tentu saja robot manusia tersebut dapat diprogram yang menjadi gadis yang bersifat imut, lucu, cantik, dan bahkan bisa mampu bersaing dengan seniman manusia itu sendiri. Hal ini akan menjadi idaman bagi penggemar anime karena karater fiksi mereka dapat menjadi sosok yang nyata.

    Lalu ada sosok Jasper yang merupakan kecerdasan buatan yang ahli dalam Copy Marketing. Dia tidak hanya pandai dalam menganalisis data tapi dia juga mampu untuk menulis artikel yang berkualitas dan bersaing dengan para ahli di bidang yang sama. Hal ini adalah ancaman yang nyata karena hampir semua posisi dapat tergantikan oleh kecerdasan buatan ini.

    Dibalik ancaman tersebut ada peluang besar yang masih belum terbayangkan sebelumnya. Sama seperti penemuan mesin yang melahirkan pekerjaan insinyur dan kecerdasan buatan ini juga akan melahirkan pekerjaan baru. Semua itu tergantung bagaimana manusia dapat beradaptasi terhadap perubahan yang ada.

    Anda dan saya tidak akan tahu apa yang sebenarnya terjadi di masa depan. Ada banyak faktor yang memengaruhi cepat atau lambatnya sebuah revolusi yang akan datang.  Hal yang menarik adalah setiap masalah yang coba manusia selesaikan maka ada masalah baru yang lahir dari solusinya.

Sumber Refrensi

https://sitn.hms.harvard.edu/flash/2017/history-artificial-intelligence/

https://www.cigionline.org/articles/cyber-security-battlefield/?utm_source=google_ads&utm_medium=grant&gclid=Cj0KCQjw0umSBhDrARIsAH7FCocGbmQOhStAmvykiLW127jyv7PUL2BPQ6sGNzypYKmAZZCAaQ4v7cEaAhvvEALw_wcB

https://www.jasper.ai/free-trial?adgroupid=124949426633&campaignid=13479856294&utm_source=google&utm_term=jarvis%20ai&utm_content=527283671699&gclid=Cj0KCQjw0umSBhDrARIsAH7FCockDnB8DfSO6IiM9mHUyAgKHLyEKN9iEvjDH8S05Q3W_WxASrR36_gaAhYqEALw_wcB

https://analyticsindiamag.com/rozy-friends-meet-the-new-crop-of-ai-influencers/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mencari Tuhan dalam Ekonomi

Filosofi kertas Kehidupan

Filosofi Mencuci Piring