Tips Introvert punya Me-Time yang Berkualitas

  

Ilustrasi Lonely girl suffering from depression oleh Pch.Vector Sumber Gambar Freepik

    Sebenarnya saya adalah seorang ambivert yang tidak suka dengan  namanya kesendirian tetapi di tengah kesibukan ingin sekali ada hari untuk menenangkan diri tanpa ada seorangpun yang mengganggu. Judul ini saya tulis karena banyak orang merasa menjadi Introvert dan sangat sedikit sekali seseorang yang mengaku menjadi  ekstrovert. Hal itu, saya angga lumrah karena hanya diri kita sendiri yang benar-benar mengenal dan mengerti seperti apa diri kita yang sebenarnya.

    Menghabiskan waktu sendiri itu adalah hal yang mudah karena kalian tinggal rebahan dan menatap layar dari siang malam, sangatlah mudah. Akan tetapi, punya waktu sendiri yang berkualitas itu cukup sulit. Sebab saya sendiri harus mencari kegiatan untuk dihabiskan karena rasa kesepian sering membuat gelisah serta hawa nafsu untuk menonton hal yang tidak seharusnya.

    Waktu sendiri atau bahasa kerennya adalah Me Time merupakan hal yang penting bagi kesehatan mental saya ketika waktu padat dan sering membuat diri sendiri stress. Waktu sendiri inilah yang menjadi kesempatan terbaik untuk merenung dan istirahat sebelum melanjutkan kehidupan yang singkat ini. Dalam kesempatan kali ini, saya ingin berbagi tips dan trik punya waktu sendiri yang berkualitas agar tidak menjadi menyesal karena kebanyakan menganggur.

Berpasrah pada keadaan

Langkah pertama yang sering saya lakukan adalah menyerah dan berserah pada keadaaan. Saat semua masalah ada dalam pikiran seperti batas akhir pengumpulan tugas, hubungan yang tidak harmonis, dan kesialan yang datang di hari ini. Maka saya berpikir untuk berpasrah dengan menghirup nafas perlahan dan melepaskan secara perlahan.

Saya biarkan hidung saya untuk merasakan udara walaupun tinggal di wilayah perkotaan. Mungkin tidak segar tetapi rasanya memberikan kesempatan hidung saya untuk merasakan udara yang selama ini saya hiraukan. Kemudian, saya lemas badan dengan duduk tegak serta meluruskan kedua tangan saya.

Terkadang cara ini tidak berguna saat ketika kehilangan sesuatu yang berarti maka sesekali saya berkata pada diri sendiri :

“Kau sudah melakukan yang terbaik ! biarkan semesta yang menjawab dan  menggantinya.”

Mendengarkan Melodi

Untuk tips yang ini sebenarnya sudah banyak orang lakukan. Akan tetapi, saya punya cara berbeda yang dimana saya mencari keseimbangan suara musik dari perkotaan dan suara alam dari pedesaan. Hal yang kalian tahu adalah hiburan orang kota adalah keindahan alam desa sedangkan hiburan anak desa adalah kemegahan dari sebuah kota.

Langkahnya cukuplah mudah, kalian silahkan putar sebuah musik sesuai selera kalian entah itu musik pop ataupun dangdut di volume 100%. Kemudian, di waktu bersamaan putar suara alam dengan volume 50% atau sesuai selera kalian. Hal ini saya gunakan agar ada sebuah keseimbangan. 

Berbicara pada diri sendiri

Saran berikutnya adalah coba untuk bicara pada diri sendiri, mungkin ini terdengar gila tapi ini adalah waktu terbaik untuk merenungkan pengalaman yang telah kita lalui. Terkadang saya sendiri merasa terlalu sombong untuk mendengarkan sebuah nasihat dan terkadang terlalu galau untuk mendengar motivasi. Akan tetapi, pengalaman pribadi buat saya adalah pelajaran yang sebenarnya saya butuhkan.

Saya sering sekali tersenyum seorang diri dan tertawa kecil ketika mencoba mengingat hal-hal bodoh yang telah saya lakukan, mulai dari sebuah kesalahan yang membuat harga diri jatuh  ataupun kesalahan dari kecerobohan dan tidak ketahuan. Ketika mencoba mengingat semua, ada perasaan malu dan kesal tetapi hal itu yang bisa menjadi cerita lucu yang bisa membuat orang lain tertawa.

    Hal yang paling sulit ketika harus mencoba melepas seseorang yang ditakdirkan tidak  bersama saya. Rasa cinta yang masih menyisakan jejak di hati ini dan ada sebuah harapan kecil agar mendapat kesempatan kedua. Selain itu, ada penyesalan besar yang menjadi sebuah kegagalan dan tidak akan pernah ada kesempatan kedua. Saya harap bisa memutar  waktu karena rasa kehilangan ini akan ada seumur hidup.

“If you are never alone, you cannot know yourself.” Paulo Coelho,

Pengembangan diri

Pada akhirnya, langkah terbaik adalah tetap bisa bisa produktif agar waktu tidak terbuang sia-sia. Sebenarnya sangat sekali berbaring dan tidak melakukan apa-apa tetapi yang ada penyesalan di hari kemudian dan pikiran yang berlebih membuat otak menjadi kacau,

Biasanya, saya mencoba membaca buku-buku yang saya tumpuk tetapi lupa untuk dibaca. Terkadang saya bercermin dan melihat bentuk tubuh yang tidak ideal dan memutuskan olahraga ringan. Lalu, saya juga coba mendengarkan nasihat-nasihat dari podcast ataupun radio.

Kesimpulan

Punya waktu sendiri yang berkualitas buat saya itu penting, Kita bisa mulai dengan berpasrah dan melepaskan semua pikiran dan beban yang ada. Kemudian, mendengar suara yang menenangkan hati sambil berbicara pada diri sendiri. Selama ada waktu sendiri maka itu adalah waktu terbaik untuk mengembangkan diri sendiri.

“As I get older I’m more and more comfortable being alone.” -Sienna Miller


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mencari Tuhan dalam Ekonomi

Filosofi Kacamata Bijaksana

Filosofi kertas Kehidupan