Puisi Melihat Cinta dalam Mata yang Buta


Ilustrasi Sleeping eye mask oleh Macrovector Sumber Gambar Freepik

Aku menemukanmu 

Dalam keburaman yang malang

Menuntun yang tidak Sempurna


Mencari buku yang aku benci


Kau suka menulis 


Merangkai kata dengan seni 


Dan setiap hurufnya menari-nari


Itu indah tapi membuatku pusing


Kau tampil anggun di Atas sana


Aku harap menemukan dari kejauhan


Kau hadir untukku begitu dekat


Tetapi aku takut itu hanyalah ilusi


Gaun hijau anggun favoritmu


Warna yang hanya terdengar


Aku harap melihat pelangi


Daripada sekedar tujuh baris


Kau antar aku ke senja


Yang indah tak terbayangkan


Langit kemerah-merahan


Hilang dalam keburaman


Orang bilang kau tidak Sempurna


Tapi bagiku engkau begitu Sempurna


Orang bilang kau tidak cantik


Tapi mata ini seorang bidadari


Teruslah berbicara


Walaupun itu omong kosong dan menyakitkan


Walaupun telinga ini sulit mendengar


Karena itu yang menyakinkan kerguanku


Saat hanya Warna hitam terlihat


Aku masih melihatmu dalam imajinasi


Waktu begitu pelan dan membosankan


Hingga aku membuka mata kembali


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mencari Tuhan dalam Ekonomi

Filosofi Kacamata Bijaksana

Filosofi kertas Kehidupan