Book Chapter : Peluang Pasar International di Kawasan Asia Pasifik


 Jepang

   Jepang ialah negara pulau pada Asia Timur. Itu terletak pada laut pasifik bagian paling barat, pada sebelah timur Samudra Jepang, serta berdekatan  dengan  Rusia, china, serta korea selatan. samudra okhotso merupakan perbatasan jepang paling utara

   Menjadi negeri maju pada perekonomian, Jepang mempunyai PDB terbesar ke 2 setelah AS, serta berada pada 3 besar pada hal keseimbangan daya beli. Jepang adalah anggota G8, PBB, APEC, dan OECD. Jepang mempunyai kekuatan militer yang memadai, lengkap dengan kerangka pengamanan yg ada seperti AEGIS yang memiliki armada yg sangat besar . dalam pertukaran asing , Jepang diposisikan menjadi negara pengirim terbesar keempat serta negara pengirim terbesar keenam di global ini . Dikarenakan jepang sebagai negara yang maju maka tingkat harapan hidup orang jepang juga sangat tinggi (diposisikan kedelapan pada indeks pembanguanan insan), Jepang merupakan negara yang ahli di bidang teknologi mekanik, perangkat keras, dan koneksi media.

Perekonomian dan bisnis negara jepang

  Mulai dari zaman Meiji (1868-1912), Jepang bertindak menjalankan ekonomi yang tidak diatur serta menganut pola perusahaan swasta Amerika dan inggris. Bentuk  edukasi  barat dianut oleh Jepang, dan sejumlah besar warga Jepang dikirim dari eropa dan amerika guna belajar. Kian berawal 3.000 orang Amerika dan Eropa diperoleh tenaga pengajar di Jepang. mulai zaman Meji, otoritas publik membuat rel kereta api, jalan tol, dan memulai perubahan tempat tinggal. Otoritas publik membuat galangan kapal dan pabrik untuk menawarkan ke area swasta dengan biaya rendah. 

  Perkembangan ekonomi bermula tahun 1960 sampai 1980 ini kerap disebut sebagai kedahsyatan  ekonomi di Jepang, yaitu pada umumnya di tahun 1960 sekitar 10%  di tahun 1970 sekitar 5%, dan pada tahun 1980 sekitar 4%. saat-saat cemerlang komoditas produk elektronik ke Eropa dan AS sehingga menyebabkan berkelebihan pada neraca perdagangan. Menyusul penandatangan 1985 Square Arrangement, kesepakatan antara badan legislatif Prancis, Jerman Barat, Jepang, AS, dan inggris : yang menyetujui kemerosotan mata uang amerika serikat kepada yen Jepang serta mark Jerman, menggunakan mediasi di pasar tunai, di mana lima negara bagian menyetujui pengaturan di tanggal 22 September 1985 bertempat di Court Lodging, New York City, hal ini menyebabkan dolar AS mendevaluasi atas yen. Di bulan Februari 1987, tahap penurunan harga otoritas diturunkan menjadi 2,5% sehingga barang-barang buatan Jepang dapat kembali bersaing setelah kebiasaan dalam volume pengiriman karena yen yang lebih membumi. Dengan demikian, terjadi luapan likuiditas dan pembentukan banyak kas. Hipotesis membuat biaya saham dan realestate terus meningkat, dan menyebabkan gelembung biaya sumber daya. 

    

    Jepang merupakan ekonomi terbesar kedua pada dunia setelah AS, Jepang seiringan Korea Selatan dan Jerman ialah 3 negara yg telah mencantumkan diri mereka menjadi negara dengan perkembangan ekonomi terpesat dalam riwayat dunia atas Produk Domestik Bruto kurang lebih US$4,5 triliun , serta ekonomi terbanyak ketiga di dunia  belum bertekad untuk membeli perusahaan utama Jepang adalah bidang keuangan, bisnis ritel pelindung tanah, transportasi, komunikasi media dan pembangunan Jepang memiliki usaha yang canggih di bidang otomotif, perangkat keras, peralatan mesin, pengiriman baja dan non-logam, sintetik, material, dan usaha penanganan makanan. Sekitar 3/4 dari PDB Jepang berasal dari area bantuan. 

    Pada tahun 2001, jumlah dari orang yang siap  kerja di Jepang kurang lebih 67 juta jiwa. Sedangkan pengangguran di Jepepang pada tahun 2007 kurang lebih 4% dari penduduk jepang, efisiensi dari pekerja jepang menduduki posisi ke 19. Sesuai catatan Huge Macintosh (file yang digunakan untuk mengukur daya beli antara dua bentuk moneter) tenaga kerja Jepang memperoleh kompensasi berbasis waktu terbesar di dunia Toyota Engine Mitsubishi UFJ di Monetary, Matsushita Electric modern, Mitsubishi Enterprise Nopon Transmit dan Phone Standard,DoCoMo, Honda, Nintendo, serta Sumitomo Mitsui Monetary adalah 10 company  Jepang teratas di tahun 2008. Sebanyak 326 company Jepang termasuk pada daftar Forbes Worldwide 2000 .

Di dalam indeks kemudahan berbisnis, negara Jepang menduduki urutan ke 12, serta  menjadi negara yang maju dalam administrasi paling simpel. Keiretsu adalah sekelompok bisnis  terdiri dari organisasi yang mempunyai kolaborasi bisnis sejenis dan menawarkan perihal pemilik. Diskusi upah (shunto) untuk memperbaiki keadaan kerja antara serikat dan serikat pekerja diselesaikan menjelang musim semi. 

    Organisasi Jepang terkenal dengan teknik administrasi yang dapat diandalkan seperti The Toyota Way. Toyota Way adalah penalaran administrasi yang digunakan oleh perusahaan Toyola, yang menggabungkan Toyota Creation Framework. Pemikiran utamanya adalah menyusun keputusan-keputusan administrasi sehubungan dengan "pemahaman filosofis tentang tujuan (organisasi) jangka panjang, berinteraksi untuk mengatasi masalah, meningkatkan hubungan dengan membina kerabatnya.

    Jepang adalah penghasil olahan ikan terbesar di dunia dengan pendapatan senilai 14 miliar dolar. Jepang berada pada urutan keenam dari China, Peru, AS, Indonesia, dan Chili, dengan tangkapan ikan pada tahun 1996.

    Pertanian merupakan  tulang punggung Jepang sampai beberapa tahun setelah perang dunia ke 2. Sesuai pencacahan tahun 1950, sekitar setengah dari tenaga pekerja melakukan pekerjaan dalam bidang pertanian. Sejauh "periode keistimewaan perekonomian jepang" Jepang, tingkat pekerjaan di bidang pertanian terus meningkat pada tahun 2008 kurang lebih 4.1%. Terdapat 1.813.000 keluarga petani pada Febuari 2007, namun dari jumlah tersebut sekitar 387.000 atau 21,2% merupakan petani yang sudah tua ,  sedangkan untuk pemuda jepang di zaman sekarang sangat jarang melakukan pekerjaan pertanian

Korea selatan

    Republik Korea, umumnya dikenal sebagai Korea Selatan, adalah sebuah negara di Asia Timur yang terdiri dari bagian selatan Tanjung Korea. Di utara, Republik Korea berbatasan dengan Korea Utara, yang merupakan satu negara hingga tahun 1948. Korea Selatan juga berbatasan dengan Rusia dan Cina di utara dan Jepang di selatan. Ibukota Korea Selatan adalah Seoul

    Tercatat mulai sekitar tahun 1960, Korea Selatan mengalami perkembangan ekonomi yang sangat pesat. Marvel on the Han Stream adalah istilah yang mengacu pada masa perkembangan moneter yang terjadi di Korea Selatan. Periode ini dimulai dengan pengesahan Rencana Jangka Panjang pada tahun 1960.

    Pembangunan di kawasan industrialisasi, urbanisasi, modernisasi, kebangkitan teknologi dan globalisasi adalah variabel fundamental yang memajukan  keuangan Korea Selatan. Dalam perbaikan yang dihasilkan, Korea Selatan telah bergabung dengan beberapa asosiasi keuangan dunia seperti OECD, APEC, WTO, dan G-20

Perkembangan bidang transportasi dalam konteks ekonomi

    Di bidang transportasi, pada awalnya Korea Selatan fokus pada angkutan barang terbuka untuk kepentingan umum bukan untuk diperdagangkan (send out items). Lantas apa alasan Korea Selatan menciptakan angkutan umum alih-alih barang komoditas sebagai penolong perekonomian negara? Hal ini karena angkutan umum merupakan titik awal utama guna menggerakkan  perekonomian dari satu titik ke titik berikutnya agar lebih produktif. Maka itulah pembenaran utama bagi pemerintah Korea Selatan untuk membidik terlebih dahulu kemajuan angkutan umum untuk kepentingan umum dibandingkan angkutan untuk melayani barang dagangan. Berikutnya adalah transportasi umum di Korea Selatan: kereta KTX, saemaul dan mugunghwa (trem), angkutan, taksi, pesawat, kapal.

Perkembangan IPTEK

    Untuk memajukan peningkatan ilmu pengetahuan dan inovasi mutakhir, otoritas publik menyusun Pendirian Sains dan Inovasi Korea dan Layanan Sains dan Inovasi pada tahun 1996 dan 1997 secara terpisah. Hingga tahun 1990, pemerintah Korea Selatan secara bertahap menunjukkan apa yang dapat dilakukannya sebagai negara yang sangat mengkhawatirkan peningkatan ilmu pengetahuan dan inovasi, otoritas publik telah berfokus pada tiga wilayah, yaitu: 

  • Menumbuhkan eksplorasi di bidang fundamental science 
  • Melakukan perampasan dan pendayagunaan aset karya inovatif secara produktif 
  • Tumbuhkan kolaborasi di seluruh dunia 

    Upaya ini diharapkan dapat memperluas daya saing Korca dengan menempatkan sumber daya ke dalam kemajuan inovasi untuk bidang bantuan pemerintah secara keseluruhan yang bekerja pada kepuasan pribadi dan membuat perusahaan baru. Selain itu, jalan menuju kemajuan perubahan keuangan Korea Selatan dalam peningkatan ilmu pengetahuan dan inovasi adalah adanya kerangka pembangunan publik yang menyatukan pekerjaan otoritas publik (area publik), industri dan perguruan tinggi dalam menyelesaikan pembelajaran mekanik dan bergerak untuk memperkuat kapasitas organisasi serta negara untuk memberikan item pembangunan mekanis. Konsekuensi dari perkembangan teknologi yang terjadi karena peningkatan ilmu pengetahuan dan inovasi di Korea Selatan, salah satunya adalah produk dari Samsung Gathering yang merupakan salah satu organisasi gadget terbesar di dunia.

Singapura

   Singapura adalah sebuah negara yang terdiri dari 63 pulau kecil termasuk wilayah tengah Singapura, pulau utamanya sebutan Pulau Singapura dengan nama resmi yaitu Pulau Ujong yang dalam bahasa Melayu memiliki arti sebuah pulau di ujung wilayah tengah (benua). Ada dua ekstensi buatan  yang dibangun di Johor, Malaysia yaitu Jalan Tol Johor-Singapura di utara yang menghubungkan tanggul lain di tepi barat. Pulau Tekong, pulau jorong, santosa Pulau Ubin dan Sentosa adalah terbesar dari beberapa 58 kecil lainnya yang berada di Singapura. Titik tertinggi disana terletak di daerah  lereng Bukit Timah dengan ketinggian 166 meter. 

   Singapura memiliki banyak proyek reklamasi tanah yang mengamankan tanah dari perbukitan, dasar laut, dan tanah tetangga. Akibatnya, luas daratan Singapura meningkat pada tahun 1960 sekitar 581,5 km2 dan untuk sekarang menjadi 704 km2 serta di perkirakan pada tahun 2030 menjadi 100 km2. pulau-pulau untuk digabungkan menjadi pulau-pulau besar dan bermanfaat melalui pembebasan lahan, misalnya Pulau Jurong.

Liberalisasi perekonomian di singapura

    Singapura membenarkan perubahan tersebut dengan mengatakan bahwa perasaan tidak aman adalah argumen utama negara terbuka sejak awal dan pemerintah Singapura terus berhasil menegaskan kepentingan politik ekonominya. Salah satunya adalah Singapura adalah negara kecil tanpa aset tetap. Menurut Joseph Nye, kekuatan  Singapura adalah kekuatan moneter karena rapuh. Hal ini ditunjukkan dengan kemampuan Singapura untuk berkembang sebagai jalan tol perkotaan dengan perkembangan ekonomi yang tinggi, mampu melawan tren perdagangan multilateral. Singapura menggunakan ini  untuk menjaga keharmonisan ekonomi politik dan keamanan

 Setelah Christopher M. Scratch, Pemerintah Singapura mengusahakan Security of Supply, Market Access Security, Money Credit Security dan Technomod Capacity Security dalam amandemen dan perjanjian multilateral.

    Hal pertama adalah security of supply sebagai negara kecil tanpa sumber daya tetap dan minim sumber daya alam. Kekayaan utama negara Singapura berasal dari sumber penciptaan berasal dari negara lain termasuk Indonesia.  Dari kondisi yang terbatas tersebut membuat Negara Singapura untuk menjalin hubungan dengan negara-negara terdekatnya secara intensif, terutama di kawasan Asia Tenggara seperti Indonesia dan Malaysia. Oleh karena itu, Asia Tenggara menjadi lokasi yang penting dalam hal keamanan dan kestabilan pasokan kebutuhan negara tersebut. Lewat program AFTA, Singapura terus berupaya menghilangkan hambatan perdagangan dari negara tetangga seperti Malaysia dan Indonesia seperti tarif dan investasi asing yang menjadi aset perdagangan utama Singapura. Selain itu, Singapura juga mengambil peluang luar biasa dalam menginvestasikan sumber daya negara lain lewat perusahaan Singapura dengan mengendalikan dana reguler dari negara tetangganya. Masalah  keterbatasan pasokan air dan minyak sudah menjadi masalah utama dalam hubungan perdagangan Singapura dengan negara tetangga. Salah satu solusinya adalah dengan memperluas jangkauan akses pipa air dan minyak Singapura dari Batam dan Johor.

Proyek tersebut merupakan salah satu upaya singapura dalam mendapatkan penyertaan modal investasi asing lewat AFTA dan WTO.

 Hal kedua adalah keamanan dalam akses pasar bebas. Dari penjelasan sebelumnya tentang teritorialitas Singapura pada dua tingkat, terutama multilateralisme global dan regional, berulang kali dikemukakan bahwa pendapatan Singapura harus memberikan keamanan akses pasar bagi industri lokalnya. Singapura sangat bergantung pada distributor, terutama untuk manajemen perakitan dan transportasi, sehingga akses pasar sangat penting. Singapura khawatir jika negara berkembang menutup jalur ekspor produk Singapura akan berdampak pada resesi ekonomi domestik. Bagi Singapura, ASEAN adalah pasar lain untuk kreasi kontemporer. Penjelasannya, beberapa negara ASEAN memiliki potensi kas yang sangat besar dan membawa tingkat utilisasi yang besar. Pemerintah Singapura tidak hanya ingin memastikan akses pasar dengan menetapkan tren Singapura di dunia dan dalam sistem partisipasi regional. Singapura juga dinamis dalam menjaga kontak bilateral dengan negara-negara yang diyakini membawa manfaat luar biasa. Singapura juga memiliki perjanjian perdagangan efektif bilateral terpisah dengan Indonesia, termasuk Selandia Baru, dalam New Zealand-Singapore Close Financial Arrangement Agreement (ANZSCEP).

    Yang ketiga adalah Credit Collateral, yang melihat bagaimana Singapura menjaga keamanan moneter di lingkungan eksternal. Sebagai negara kecil yang rentan terhadap guncangan mata uang, Singapura bergantung pada penyelamatan perdagangan luar negerinya yang masif dan ekonomi domestik yang kuat. Dalam diskusi multilateral, bagian peluang perdagangan membuat Singapura percaya diri dapat meningkatkan keamanan moneter dengan terlibat dalam spekulasi skala besar di luar negeri. Dengan menetapkan TRIM pada AIA dan WTO di ASEAN, ini memberitahukan keunggulan spekulasi di singapura. Spekulasi tidak bukan perihal investasi langsung, portofolio termasuk juga yang dapat tabungan dalam perdagangan luar negeri.

    Terakhir, poin keempat adalah keamanan kemampuan teknologi-modern, yang berfokus pada upaya Singapura selama ini. Singapura perlu mendorong perusahaan yang industri utamanya adalah ekonomi yang sangat inovatif dan berbasis pengetahuan (CBE). Program regionalisasi GLC (Government Connected Company) adalah salah satu cara untuk memulai dengan inovasi. Strategi ini dijalankan berdasarkan diskusi dengan negara berkembang, terutama di bidang perdagangan elektronik. Pihak berwenang mencoba mempromosikan sektor ini  dengan menginvestasikan sumber daya di GLC di negara berkembang, seperti yang telah dilakukan Singtel. Menurut Ralph Bryant, penerapan langkah-langkah pengaturan keuangan di Singapura memiliki tiga karakteristik: Pemerintah Singapura  terus memperluas sektor pendidikan kebijakan moneter Singapura dan menjadikan Singapura sebagai focal point kebijakan moneter di kawasan.

 Merek berikut mencoba mempertahankan perbedaan  antara proyek keuangan yang berkembang di rumah dan di seluruh dunia. Ini disebut sebagai "Breakaway Wall". Bagian ini melindungi beberapa aktivitas keuangan lokal dari pengaruh luar yang mengganggu, terutama pasar saham internasional, yang  dapat melemahkan ekonomi Singapura. Gagasan di balik bagian ini adalah untuk memisahkan ekonomi lokal dari ekonomi global. Pemikirannya seperti negara kecil yang sejak awal sangat terbuka, yang tentunya harus hati-hati dalam mempersiapkan dan melakukan segala transaksi keuangan. 

    Orang ketiga adalah keinginan untuk memastikan kekuatan dan perkembangan kebijakan moneter Singapura. Strategi bank negara dan dana moneter lainnya dianggap sebagai metode untuk mencapai tujuan ini. Dasar dari skala besar adalah untuk menyeimbangkan kerangka moneter umum, dan proses pemikiran dari model miniatur adalah untuk melindungi pemodal dan pendukung  individu agar tidak terlibat dalam mendukung pengelolaan dan pengawai.

Taiwan

    Taiwan adalah sebuah negara bagian dari Republik Rakyat Cina karena negara tersebut memiliki populasi, wilayah, dan pemerintahan berdaulat, walauapun berada di bawah pemerintahan darurat yang dibentuk oleh Tiongkok. Secara hukum, Taiwan tidak diakui oleh beberapa negara atau PBB karena sebelumnya Taiwan merupakan sebuah provinsi bagian dari Cina dan harus diberikan ke Inggris karena kekalahan perang Opium.  Taiwan memiliki dominasi wilayah tengah Cina dan memiliki kecenderungan patriotik yang dipimpin oleh Broad Chiang Kai-shek. Dalam sidang PBB, Chiang Kai-shek (pelopor pemerintah Taiwan) adalah salah satu penyelenggara  PBB serta menjadi anggota Dewan Keamanan PBB. Akan tetapi pada tahun 1971 PBB menghapus negara Taiwan dan memasukkannya menjadi daerah bagian dari negara dengan Cina. Hal ini memunculkan adanya konflik  internal  antara Partai Sosialis China (PKC) dibawah pimpinan Mao Zedong dengan Partai Patriot atau disebut KMT Kuomintang pimpinan Chiang Kai-shek dari tahun 1945 hingga 1949. Kaum partai patriot harus menerima kekalahan dengan PKC pimpinan Mao Zedong, sehingga pimpinannya yaitu Chiang Kai-shek mundur ke pulau Formosa atau juga dikenal sebagai Taiwan

    Sebelum abad ke-20, ekonomi Taiwan sebagian besar berasal dari sektor agraris tetapi sektor tersebut pada hari  hanya menyumbang 2% dari total PDB, dibandingkan dengan 35% pada tahun 1952 lalu. Sebelumnya Taiwan berfokus pada sektor industri padat karya yang sekarang fokus pada pengelolaan industri keuangan dan teknologi. Taiwan juga bermitra dengan beberapa negara asia tenggara seperti Filipin, Thailand, Indonesia, Malaysia, dan Vietnam. Saat ini terdapat 50.000 perusahaan Taiwan  yang berlokasi di China, hal tersebut terjadi dari transformasi dari pendudukan Jepang (1895-1945) yang membuat  industri taiwan mulai berkembang dan lebih struktur dengan budaya Jepang yang  menjadi sebagian besar fondasi  utama ekonomi negara Taiwan tumbuh dengan cepat. Contohnya adalah proyek jalur kereta api yang menghubungkan Taiwan bagian utara dengan bagian selatan. Berbeda dengan situasi politik Taiwan yang terus berfluktuasi baik dari sudut pandang kepentingan kelompok ideologis Taiwan maupun di bawah pengaruh ketegangan dan kepentingan Tiongkok, kawasan ekonomi dan mata uang Taiwan berkembang pesat secara mandiri terutama dalam  ekspansi  dan pertukaran industri di bidang pariwisata dan pertanian.

    Taiwan sekarang diketahui sebagai produsen barang tiruan dengan standar kualitasnya dibawah karakteristik produk buatan Jepang dengan target pasar asia tenggara dan negara berkembang lainnya terutama pasar Indonesia. Produk buatan Taiwan memiliki dampak yang signifikan terhadap barang asli buatan Jepang. Dari hal tersebuet, Taiwan memiliki  kekuatan pembangunan ke seluruh wilayah dengan fleksibilitas ekonomi di berbagai sektor industri. Secara administratif, Taiwan lebih berfokus pada sektor transportasi, pengangkutan, dan penerbangan yang memiliki reputasi cukup baik serta didukung dengan area strategis dan fasilitas yang memadai. Contohnya adalah  Pelabuhan Kaohsiung menjadi  pelabuhan pelayanan kargo yang bergerak dalam kegiatan barang impor dan ekspor  dari  berbagai belahan dunia mencangkup Eropa dan Amerika. Taiwan sudah pernah  mengalami tekanan finansial sejak wabah SARS dan flu burung yang merajalela di wilayah tersebu menyebar ke negara Cina dan Singapura pada tahun 2003. Belajar dari kasus pandemi tersebut, pemerintah Taiwan mengantisipasi dan  berhati-hati  untuk mencegah wabah yang akan terulangnya turbulensi penyakit ini dan berdampak pada menghambatnya pembangunan ekonomi, terutama di pasar saham dan sektor pariwisata. Karena Republik Rakyat Tiongkok menyangkal bahwa Taiwan miliki hubungan resmi dengan negara lain, sering kali tentang nama-nama lembaga keuangan dunia yang tidak jelas, seperti Wilayah Bebas Tradisi Asing Taiwan, Penghu, Kinmen, dan Matsu di bawah Asosiasi Pertukaran Dunia. dan Cina Taipei. di bawah APEC.

STRATEGI CINA UNTUK  BERSAING PERSAINGAN PASAR DUNIA 

    Salah satu cara China dapat bersaing dan mendominasi pasar global adalah dengan menjaga nilai tukar yuan yang rapuh. Semakin lemah yuan, semakin murah harga komoditas. Pemerintah China melakukan intervensi untuk menjaga nilai tukar yuan dari zona kekuatan yang serius hingga setidaknya tidak terlalu lemah. Jika terlalu lemah, ekonomi domestik China juga akan menderita.

    Pendekatan pemerintah China untuk menjaga agar yuan tetap lemah adalah dengan mencetak token yuan dan kemudian membeli dolar. Dolar yang dibeli tidak disimpan dalam kas, tetapi dipinjamkan ke Amerika dengan membeli perlindungan obligasi pemerintah AS yang disebut asuransi simpanan.

    Ada dua jenis asuransi simpanan: T-Bills dengan durasi kurang dari satu tahun dan T-Bills dengan durasi lebih dari satu tahun. Menurut Cabang Penyimpanan dan Obligasi bank sentral, China telah meminjamkan Amerika Serikat sekitar $1 triliun melalui penjualan obligasi sejak sekitar tahun 2010.

    Presiden China Xi Jinping membayangkan dan meluncurkan peluang One Belt One Road (OBOR), awal dari sistem internasional China yang memanfaatkan jalur pelayaran dunia di jalur pelayaran di kawasan Eurasia. Melalui OBOR atau Belt and Street Drive (BRI), pemerintah China sedang mendirikan dua jalur yaitu darat dan laut yang dapat menghubungkan ekonomi negara melewati jalur pertukaran. Hingga saat ini, China belum menjadi negara adikuasa yang mempengaruhi seluruh dunia. Selama perang virus, Cina cenderung mendukung Rusia, karena Rusia telah pecah dan menjadi banyak wilayah negara, aliansi Timur agak rapuh dibandingkan aliansi Barat. Diambil dari kekuatan Gua Zioping untuk menumbuhkannya, terutama pertumbuhan rumah tangga seperti sekarang ini.

    Pasar fenomenal China dan menguasai jaringan produksi dari berbagai penjuru negara dengan biaya murah. Pertukaran tanah diatur untuk menyatukan Kunming dengan Thailand, Kamboja-Vietnam d-Kunming dan China-Bangladesh-Myanmar-India Hall. Pada penghujung  Januari 2016, China mengirimkan kendaraan pengangkut barang ke Iran. kendaraan pengangkut barang ini menghubungkan pangkalan perakitan China bagian timur , khususnya kota Yiwu yang berhubungan dengan ibu kota Iran, Khususnya Teheran. Jaringan kereta api ini terbentang sepanjang 10.399 kilometer (km) dan melewati sejumlah negara seperti Khazakhtan, Turkmenistan, Cina, lalu Iran. sejumlah jalur kereta api ditingkatkan untuk menyatukan Tiongkok dengan negara lain, antara lain: Beijing cina  - Turki saat ini sedang dibangun, Iran - China - Pakistan nyaris selesai dan jalur China - Vietnam Thailand, Malaysia - Singapura.

    Selain itu, konsep kalung mutiara, teknik pemanenan energi Tiongkok, diperkenalkan ke Tiongkok. Teknologi itu mencapai hasil yang membutuhkan pasukan tentara modern yang dinamis yang  mengharapkan keleluasaan ke bandara dan pelabuhan. Alur yang dipilih adalah sepetak perairan dari pantai Samudera China bagian Selatan, Selat Malaka, melintasi Samudera Hindia, Timur Tengah dan Teluk Persia. Jadi di petunjuknya terlihat seperti kalung mutiara atau gambar perhiasan (mutiara).

    Kepastian China atas penguasaan jalur migas multisektor di Laut China Selatan melalui Malacca Waterway hingga Samudera Hindia hingga Teluk Badui. Daerah sepanjang perbatasan laut dan pelabuhan penting Pakistan, Sri Lanka, Bangladesh, Burma, Kamboja dan Thailand (Kra Isthmus). Di sini orang harus mempertimbangkan kegemaran China akan keamanan pelabuhan laut, jaringan pipa minyak, dan sumur minyak. Dengan demikian, bantuan moneter dan militer dengan cepat mengalir ke sistem dominan melalui saluran CAFTA, Indo-Pasifik.

    Mulai tahun 1950, China telah menjalin ikatan ekonomi dengan negara-negara Afrika, bahkan di Sudan, China menguasai bagian besar ladang minyak dan gas melalui China Public Petroleum Corporation (CNPC) dan di Nigeria, Uganda, dan hubungan berlanjut pertahun. untuk tumbuh Ikatan ekonomi ini kemudian diperkuat secara lokal melalui kehadiran organisasi kunci di China dan Afrika dalam konferensi  Kerjasama China-Afrika (FOCAC).

    Di bagian Timur Tengah, China berada dalam situasi yang beruntung dan didambakan karena negara-negara Timur Tengah berjuang untuk menggambarkan ekonomi mereka dengan mengurangi keterikatan mereka pada hidrokarbon. China datang untuk mengusulkan program OBOR. Kerja sama China dengan Mesir, Arab Saudi, Oman, Qatar, dan China telah menjalin hubungan erat dengan Iran dan Irak, yang mengarah pada rekonstruksi ekonomi negara. Ketika Amerika Serikat menghancurkan solidaritas kaum Badui, China berusaha memperbaiki dan memenangkan hati negara-negara Timur Tengah, bahkan China mengembangkan kembali Suriah dari reruntuhan dan merebut perhatian negara-negara Timur Tengah.

STRATEGI INDIA DALAM BERSAING PERSAINGAN PASAR INTERNASIONAL 

    India adalah negara Asia dengan populasi terpadat kedua di dunia, rumah bagi lebih dari satu pasukan tentara orang dan negara terbesar ke-7 berlandaskan wilayah geografis. Populasi absolut India telah berkembang pesat sejak pertengahan 1980-an. Perekonomian India adalah yang terbesar ke-4 di dunia berdasarkan PNB (Produk Domestik Bruto) yang diukur dengan Purchasing Power Parity dan sebagian perkembangan moneter dengan perkembangan tercepat di dunia. India, negara mayoritas liberal terbanyak di dunia, juga muncul sebagai kekuatan provinsi utama dengan angkatan bersenjata dan senjata nuklir terbesar. Transformasi India menjadi negara maju, bagian dari perkembangan India dari agribisnis ke industri. Sains dan strategi inovasi, pengamanan dan pengamanan terkait dengan dampak kemajuan India atau masalah kontingen, termasuk masalah sumber daya manusia, ekonomi dan iklim.

    Mengenai hasil India sebagai negara yang diciptakan. Teknik India untuk menghadapi globalisasi keuangan termasuk:

Sistem kapal industrialisasi hortikultura yang diatur Substitusi sistem industrialisasi impor Sistem kapal industrialisasi kemajuan teknologi India menjadi kekuatan ekonomi baru Semua hal yang dianggap sebagai pendorong perubahan ekonomi yang diperkenalkan oleh India meliputi:

(1) moneter dan organisasi;

(2) sektor keuangan;

(3) pertukaran dan spekulasi global;

(4) kawasan modern;

(5) kerangka kerja;

(6) pekerjaan; dan

(7) Privatisasi.

    India adalah negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat. Reformasi moneter India sebagai salah satu ekonomi baru dunia terkait erat dari berbagai perspektif, terutama dalam hal metode pembangunan dan mitra pertukaran dengan wilayah lokal di seluruh dunia. Meskipun India memiliki sistem perkembangan dengan penekanan pada pengembangan kekayaan. Pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh industrialisasi sangat penting. Air di berbagai saluran air berbau busuk, dan danau menjadi gelap oleh limbah plastik dari jalur produksi terdekat. Faktanya, bahkan India memiliki masalah serupa, Bombay memiliki komunitas perkotaan terkotor ke-10 di planet ini. Sebagian besar komunitas perkotaan di India delapan kali atau lebih kotor daripada komunitas perkotaan paling tercemar di Amerika Serikat.

    India mulai berpartisipasi secara global pada hari-hari awal kemerdekaannya. Kerjasama yang paling awal adalah dengan negara-negara yang bersatu dalam Association of Southeast Asian Nations (ASEAN). Pada tahun 1947 pemerintah India mengatur partisipasi timbal balik dengan Indonesia di New Delhi. Partisipasi ini ada di bidang moneter. Inti dari kerja sama ini adalah tercapainya keharmonisan dunia dan kesuksesan ekonomi. Bentuk yang mendasari integrasi moneter antara kedua negara menjadi jelas pada tahun 1951 pada pertemuan pemimpin India Jawaharlal Nehru dan pemimpin Indonesia Sukarno. Keduanya muncul sebagai pemimpin kunci pada KTT Asia-Afrika bertempat di Kota Bandung pada April 1955. Pertukaran Pada tahun 1966, kedua negara untuk pertama kalinya mendapat sorotan. Pemerintah Indonesia menunjuk duta besar Adam Malik. Pembicaraan diadakan dengan bursa saham India selama pertemuan tersebut, menghasilkan kesepakatan ekonomi. Kerja sama bilateral tersebut kemudian mencakup kawasan ASEAN dan bagian pertukaran global antara ASEAN dan India. India dan ASEAN menyelenggarakan kerja sama perdagangan yang serius sekitar tahun 1992. Pertukaran persekutuan penuh terjadi pada bulan Desember 1995. Nilai ekonomi ASEAN dan India dalam kepentingan bersama lainnya mencapai 3,8 triliun USD. Dalam hal ini, ASEAN adalah lengan perdagangan terbesar India.

STRATEGI VIETNAM DALAM PEMASARAN INTERNASIONAL 

    Dalam aspek potensi pasar (92 juta penduduk), Vietnam merupakan negara miskin terbesar ketiga di negara-negara ASEAN sesudah Indonesia dan Filipina. Peningkatan  ekonomi selalu di atas 6% dalam 3 tahun terakhir, yaitu. H. 6,68% (2015), 6,21% (2016) dan 6,81% (2017).

Transformasi Vietnam (Doi Moi) Sejak pembangunan gedung Doi Moi (restrukturisasi) pada tahun 1986, Vietnam telah mengubah kerangka keuangannya dari pasar terpusat menjadi pasar yang diatur. Unknown Direct Venture (FDI) yang terus tumbuh menjadi salah satu motor penggerak ekonomi Vietnam.

Agresif Mencari Pasar 

Aliansi Internasional (FTA) juga memainkan peran signifikan dalam pemulihan ekonomi Vietnam. Diketahui bahwa sejak sekitar tahun 2015, Vietnam bergabung dalam aliansi internasional Transoceanic Organization (TPP). Dengan pemahaman tersebut, Vietnam dapat secara terbuka memasuki pasar Amerika Serikat (AS) dan 10 negara lainnya. Hasil kesepakatan ini menyangkut penolakan Vietnam terhadap 21 persen barang ke Amerika Serikat dengan nilai 38,1 miliar dolar, berbeda dengan nilai produk Indonesia ke Amerika Serikat yang hanya 16, yaitu 2 miliar dolar. Kompleksitas (OEC). Vietnam memiliki semua karakteristik yang kuat dalam menemukan mitra bisnisnya dan terampil dalam memasuki pasar dunia terbaru yang diharapkan. Vietnam, yang muncul sebagai tujuan bahan mentah paling berkesan di dunia, telah berhasil memanfaatkan ekonomi Amerika yang membaik untuk berpartisipasi memamerkan barang-barang modernnya di sana. Hal ini tercermin dari tujuan produksi Vietnam yang menempatkan negara adidaya di urutan teratas (21%), sedangkan Indonesia hanya berada di urutan kedua setelah China (11%).

    Tidak puas dengan negara Donald Trump, Vietnam telah memperluas pertukarannya dengan aliansi tipe Vietnam-Europe International Association (VEUFTA). Pilihan yang cermat mengingat 5 negara Eropa termasuk dalam 10 besar tujuan sumber daya di dunia sementara Indonesia masih berkutat dengan negosiasi ASEAN-UE pada tahun 2007. Namun, Indonesia tidak terlalu dekat dengan aliansi internasional, seperti yang disorot pada tahun 2017, penggunaan FTA dalam operasi impor sebesar 27 persen. Diperkirakan akan ada 11 FTA baru di tahun 2018 dan 11 FTA baru di tahun 2019.

    Perkembangan pesat Vietnam menjadi salah satu produsen espresso terbesar di dunia diimbangi dengan perubahan cepat dalam strategi dan struktur pasar. Baru-baru ini, Vietnam telah bergerak ke arah yang jauh lebih terbuka dari ekonomi terpadu ke kerangka ekonomi pasar. Jadi Vietnam mungkin adalah negara dengan pertumbuhan tercepat di Asia. Perkembangan espresso emosional Vietnam baru-baru ini dipastikan dengan beberapa langkah, yaitu:

(1) pendanaan langsung negara,

(2) pembangunan pedesaan dan

(3) status baru espresso yang baik di pasar dunia.

    Pasar kopi espresso Vietnam umumnya dikendalikan oleh badan publik dan perusahaan milik negara. Perusahaan negara ini menempati bagian penting dan sangat penting dari sarana modern dan menghasilkan pendapatan pemerintah sebesar 38% dari MEP (Produk Domestik Bruto), 50% barang pemerintah dan 70% dari biaya. Pada akhir tahun 2005, terdapat sekitar 5.000 organisasi yang disponsori pemerintah di Vietnam, dengan total modal mewakili sekitar 60% dari total modal ventura negara tersebut.

Sejarah APEC

    APEC adalah sebuah singkatan dari nama Asia Pacific Economic Cooperation yaitu  aliansi ekonomi negara-negara Asia-Pasifik seperti China, Indonesia dan Australia. APEC secara resmi didirikan pada bulan November 1989 di Canberra, Australia. forum ini diusulkan oleh mantan Perdana Menteri Australia Bob Hawke yang merupakan kelanjutan dari berbagai usulan dan upaya implementasi kerjasama ekonomi kawasan Asia-Pasifik.

Lahirnya APEC disebabkan oleh dua faktor, yaitu:

1. Ada ketakutan akan kegagalan Putaran Uruguay yang dapat berakibat dengan peningkatan proteksionisme serta lahirnya blok-blok komersial pasar internal di kawasan Eropa serta pasar bebas Amerika Utara. 

2. Pada Uni Soviet dan Eropa Timur sedang terjadi perubahan besar dalam hal urusan politik dan ekonomi. Dari dua faktor tersebut  yang  menjadi latar belakang dari lahirnya APEC, yaitu sebuah forum kerja sama internasional yang meningkatkan kerja sama ekonomi khusus area kawasan Asia-Pasifik dalam urusan bidang perdagangan dan investasi.

    Atas dasar ini, APEC dapat dilihat sebagai forum internasional yang berfokus pada isu-isu ekonomi daripada politik. Keanggotaannya terbuka dan kerja sama ekonomi ditekankan dalam kegiatannya. Pada dasarnya forum ini bertujuan untuk menjadi blok terbuka, yang keanggotaannya bersifat sukarela, berfokus pada masalah ekonomi dan tidak mencampuri urusan politik.

    Pada tahun 1991, para pemimpin APEC melakukan dialog intensif dan setahun kemudian membentuk sekretariat dan struktur visi pada tahun 1992. Pada APEC Economic Leaders Meeting (AELM) pertama yang diadakan di Blake Island, Seattle, AS, APEC menciptakan visi wilayah yang mewakili (saat itu) ) 40 persen dari populasi dunia, dan Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai sekitar 55 persen dari PDB dunia. APEC juga mendukung penuh sistem perdagangan multilateral dan percaya bahwa perdagangan bebas dan investasi dapat membawa Asia-Pasifik memainkan peran penting dalam perekonomian dunia.

    Liberalisasi perdagangan dan investasi merupakan tujuan utama APEC dan telah ditekankan sejak Deklarasi Bogor tahun 1994, ketika para pemimpin APEC menetapkan tujuan perdagangan bebas dan investasi untuk negara maju pada tahun 2010 dan untuk negara berkembang pada tahun 2020. Setiap tahun sejak APEC Economic Leaders' Meeting (AELM) diadakan di Seattle, Amerika Serikat pada tahun 1993, APEC mengeluarkan pernyataan atau kesepakatan bersama antara para pemimpin negara anggota APEC.

APEC Business Travel Card (ABTC)

    APEC Business Travel Card Mendukung perjalanan bisnis terkait perdagangan dan investasi di negara-negara dengan mobilitas tinggi di Asia dan Pasifik membutuhkan efisiensi waktu dalam proses imigrasi anggota APEC dalam sistem APEC BUSINESS TRAVEL CARD (ABTC).

    Secara historis, ABTC muncul sebagai hasil dari Pertemuan Kepala Negara dan Pemerintahan/APEC Sydney Bogor tahun 1994. Hal itu didasari pada tiga pilar kerjasama APEC Deklarasi Bogor (Bogor Goals), yaitu Liberation, trade and investment facilitation atau biasa disingkat sebagai pilar TILF (Trade and Investment Liberalization and Facilitation). TILF sendiri secara khusus mencangkup dengan promosi investasi dan fasilitas  dalam urusan perdagangan. Agar bisa memfasilitasi kegiatan perdagangan tersebut. Maka Anggota Apec mencetuskan sebuah program yang berisi perjanjian fasilitasi perdagangan tersebut adalah pengembangan sistem APEC Business Travel Card (ABTC) / KPP APEC

    ABTC adalah commercial travel card yang berlaku di negara anggota APEC dengan menggunakan sistem APEC KPP dari 19 negara anggota. Tujuannya adalah untuk mempercepat proses masuk dan keluar bagi pemiliknya, yaitu. para pebisnis yang sangat sadar waktu, karena berkat ABTC, perusahaan tidak lagi harus mengajukan visa setiap kali ingin bepergian ke negara-negara peserta ABTC. dan dapatkan fasilitas layanan di bandara dengan penawaran khusus.

Asia Pacific Free Trade Agreement (FTA-AP)

    Pada tahun 2004, para pemimpin APEC bersepakat di Santiago, Chile, untuk melakukan studi kelayakan pembentukan Asia-Pacific Free Trade Agreement (FTA-AP). Kawasan Perdagangan Bebas Asia dan Pasifik (FTAAP) adalah program kebijakan ekonomi Kawasan Perdagangan Bebas Asia dan Pasifik, yang saat ini sedang dilaksanakan secara bertahap oleh 21 anggota Kerjasama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC). FTAAP merupakan salah satu upaya APEC untuk meningkatkan integrasi ekonomi regional dan pencapaian tujuan Bogor.

FTAAP dapat memperluas pasar sebesar 41% dari populasi dunia dan kemudian menyumbang 58% dari PDB dunia dan 45% dari perdagangan dunia, yang lebih besar dari TPP atau RCEP. FTAAP secara signifikan menurunkan tarif yang berlaku antara anggota APEC dan berdampak positif pada perdagangan dan investasi.

Sejarah ASEAN

    Perhimpunan Bangsa Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) pertama kali berdiri pada tanggal 8 Agustus 1967 dari Deklarasi Bangkok yang ditandatangani oleh lima wakil pemerintah Asia Tenggara, yaitu Tun Abdul Razak sebagai Wakil Perdana Menteri, sekaligus sebagai Menteri Luar Negeri Malaysia, Menteri . Kementerian Luar Negeri Adam Malik dari Indonesia, Thanat Koman dari Thailand, Narcisco Ramos dari Filipina dan S. Rajaratman dari Singapura. Landasan asosiasi tersebut adalah deklarasi politik yang menegaskan kemerdekaan masing-masing negara anggota dari kepentingan kekuatan besar atau negara Barat, dan legitimasi kedaulatan negara anggota dalam mencari stabilitas dan keamanan di kawasan Asia Tenggara.

    Awalnya ASEAN didirikan hanya untuk mempromosikan kerja sama dalam aspek ekonomi, ilmu pengetahuan dan sosial budaya. Khusus kerja sama politik dan keamanan tidak disebutkan dalam deklarasi ASEAN pada awal penciptaanya. Kerja sama politik dan keamanan baru dilaksanakan pada pertemuan para menteri luar negeri di Kuala Lumpur di tanggal 27 November 1971 dengan Deklarasi Kuala Lumpur atau dikenal dengan Deklarasi ZOPFAN (Zone Declaration of Peace, Freedom and Neutrality).

Masyarakat Ekonomi ASEAN

    Pembentukan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) disepakati pada Deklarasi Bali Concord II di bulan Oktober tahun 2003, yang didasarkan pada krisis ekonomi yang terjadi di  Asia Tenggara pada tahun 1997 dan tantangan baru yang dapat menghambat pertumbuhan ekonomi regional, yaitu pertumbuhan ekonomi regional. Persaingan dengan China, terutama dalam menarik modal asing.

    Pada tanggal 31 Desember 2015, Masyarakat Ekonomi ASEAN menjadi salah satu dari empat pilar masyarakat ASEAN berjalan secara formal. Tujuan Masyarakat Ekonomi ASEAN adalah menciptakan integrasi ekonomi ASEAN, mencapai kawasan ASEAN yang aman dalam momentum pembangunan yang lebih tinggi secara terpadu, mengangkat masyarakat ASEAN dari jurang kemiskinan serta mencapai pertumbuhan ekonomi dalam mencapai pencapaian kemakmuran yang adil dan secara berkesinambungan.

South Asian Association for Regional Cooperation (SAARC)

    South Asian Association for Regional Cooperation atau disingkat dengan SAARC adalah organisasi kerja sama regional Asia Selatan yang pertama kali diusulkan pada tahun 1980 dan  baru resmi didirikan pada tahun 1985. SAARC dimulai dengan pertemuan tujuh negara Asia Selatan, yaitu Bangladesh, Bhutan, India, dan Maladewa. Nepal, Pakistan, dan Sri Langka di Kolombo pada April 1981.

    Dalam pertemuan multinasional pertama, disepakati kerja sama dan peluncuran resmi Program Aksi Terpadu (IPA) di bidang yang disepakati seperti pertanian, pembangunan pedesaan, telekomunikasi, meteorologi dan kesehatan serta kependudukan. Seiring waktu, SAARC memperluas cakupannya ke beberapa bidang, yaitu transportasi, layanan pos, kerja sama ilmu pengetahuan dan teknologi, olahraga, seni dan budaya.

South Asia Free Trade Agreement

    Kerja sama yang diusung oleh SAARC bernama SAPTA (South Asian Preferential Treatment) 1999 dan kemudian berubah menjadi SAFTA (South Asian Free Trade Agreement) 2004 . Dalam kesepakatan tersebut tertunda karena negara-negara Asia Selatan enggan membuka pasarnya untuk anggota SAARC lainnya.

    Program ini memiliki inefisiensi karena kelemahan isi perjanjian SAPTA dan SAFTA. Tujuan perjanjian hanya untuk meningkatkan perdagangan anggotanya dan menguntungkan penduduk masing-masing, serta tidak mengandung isi perjanjian yang mendorong dan memfasilitasi masing-masing negara yang terlibat, sehingga tidak ada hubungan timbal balik. Selain itu, rendahnya daya beli penduduk SAARC membuat demand tidak mampu menyerap barang-barang yang diproduksi anggotanya.

Di tulis oleh :

 Hendra Setiawan                    

 Hikam Almadani                     

 Ilham Helmi Arif        


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mencari Tuhan dalam Ekonomi

Filosofi kertas Kehidupan

Filosofi Mencuci Piring