Postingan

Menampilkan postingan dengan label Puisi

Puisi Melihat Cinta dalam Mata yang Buta

Gambar
Ilustrasi Sleeping eye mask oleh Macrovector Sumber Gambar Freepik Aku menemukanmu  Dalam keburaman yang malang Menuntun yang tidak Sempurna Mencari buku yang aku benci Kau suka menulis  Merangkai kata dengan seni  Dan setiap hurufnya menari-nari Itu indah tapi membuatku pusing Kau tampil anggun di Atas sana Aku harap menemukan dari kejauhan Kau hadir untukku begitu dekat Tetapi aku takut itu hanyalah ilusi Gaun hijau anggun favoritmu Warna yang hanya terdengar Aku harap melihat pelangi Daripada sekedar tujuh baris Kau antar aku ke senja Yang indah tak terbayangkan Langit kemerah-merahan Hilang dalam keburaman Orang bilang kau tidak Sempurna Tapi bagiku engkau begitu Sempurna Orang bilang kau tidak cantik Tapi mata ini seorang bidadari Teruslah berbicara Walaupun itu omong kosong dan menyakitkan Walaupun telinga ini sulit mendengar Karena itu yang menyakinkan kerguanku Saat hanya Warna hitam terlihat Aku masih melihatmu dalam imajinasi Waktu begitu pelan dan membosankan Hingga aku mem

Puisi Musim Panas yang Dingin

Gambar
Iluarasi Sea storm with rain and tornado on tropical beach with bungalows and palm trees oleh upylak  Sumber gambar oleh Freepik Langit cerah gerimis pelangi di antara mendung Dingin di musim kemarau Rindang dalam kekeringan Hari genap terasa ganjil Bersama Bulan ketika siang Kelaparan di tengah kemewahan Bernafas saat kematian Menyanyikan lagi dari mulut bisu Menari dari kuping yang tuli Melukis alam dengan Si buta Berlari ceria Tanpa sepasang kaki   Dia protagonist tapi aku antagonist     Dia membenci tapi aku mencintai Dia sejarah tapi aku mitos Dia tuan putri tapi aku iblis hina Musim Panas yang bersalju Kehausan di daratan air Baku Tidak hidup tidaklah Mati Akal sehat telah menjadi gila

Puisis Aku adalah Kamu dan Kita

Gambar
Ilutrasi Hand drawn finger heart oleh Freepik Sumber Gambar Freepik Aku adalah aku Seorang yang tidak tahu diri Penuh ambisi dan kebodohan Berkeinginan untuk memiliki Kamu adalah kamu Seseorang yang tidak Sempurna Cerdas tapi begitu naif Sulit didekati dan Keras kepala   Aku adalah Aku Tidak tahu apa itu menyerah Maju Tanpa rasa takut  Tertawa di setiap Luka Kamu adalah kamu Berjalan dengan mandiri Tidak takut untuk sendiri Bahagia apa adanya   Kita adalah kita Bertemu dalam ketidak sengajaan Berjalan bersama dengan kebencian Penuh perdebatan setiap hari Kita adalah kita Menikmati setiap perselisihan Punya impian yang berbeda Harmonis dalam keterpaksaan

Puisi Mendaki Ke Puncak Langit

Gambar
Blue Wallpaper Mountains Sumber : Teahub Aku terpesona Pada Pohon-pohon tinggi Sejuk dan hijau Disertai embun yang hadiri        Aku terpesona      Pada kabut putih menyelimuti      Dengan angin bernyanyi      Putih tersesat dalam keindahan   Aku terpesona Pada jalan tanah yang berbatu Membuat kaki lelah Memaksa jantung yang lemah        Aku terpesona      Pada tebing curam      Melihat lembah dari kejauhan      Begitu seksi tetapi mematikan   Aku terpesona Pada sumber air kecil Membasahi tanah dan memberi kehidupan Menyegarkan tenggorokan yang lelah        Aku terpesona      Pada puncak tertinggi      Melihat jalan jauh yang telah dilalui      Menatap indahnya alam semesta

Puisi Sehancur-hancurnya Diri Sendiri

Gambar
Ilustrasi Depression concept oleh Storyset Sumber Gambar : Freepik Tubuh ini telah melawan Lemah dan tidak berdaya Tidurku membunuhku  Menyerang punggung dalam kelembutan      Mata ini sangat lelah      Tapi tidak mau untuk terlelap      Ide - ide  yang ada di kepala       Mengacaukan akal sehat  Mulut tak mampu merasa Hanya Pedas yang tersisa Hidung penuh dengan air Tak mampu menghirup udara segar      Nafsu membara tak terkendali      Membuat diri Sama seperti hewan      Berdoa sudah tidak ada arti      Kehilangan akan jalan kembali Kesendirian membuatku gila Keramain membuatku kesepian Kemiskinan membuatku seperti sampah Kekayaan membuatku kehilangan jati diri      Nasehat itu hanya omong kosong      Motivasi adalah semangat palsu      Aku Hancur sehancurnya      Tak merasa menjadi seorang manusia

Puisi Pelangi Cinta

Gambar
Ilustrasi Rainbow background, pastel paper cut style vector Oleh Rawpixel Sumber Gambar Freepik   Merah mukaku tersipu malu Saat kau datang menolongku Jingga waktu pertama bertemu Matahari terbenam di kala itu      Kuning es krim kamu beli untukku      Membuat luluh seiring waktu      Hijau laut saat melihat penyu      Bersamamu di hari minggu Biru cerah terpancar dari matamu Tak berdaya aku menatapmu Nila warna gaun favoritku Walaupun kau tidak suka tapi lucu      Ungu yang kau pilih untuk adikmu       Membuat aku sedikit cemburu      Tetapi kau yakinkan aku dengan ambigu      Kau tidak pandai untuk merayu Inilah kisah pelangi cintaku Kisah tentang aku dan kamu mejikuhibiniu warnaku & warnamu Kenangan yang abadi selalu

Puisi Seorang yang Terasingkan

Gambar
Ilustrasi Depression concept oleh Storyset Sumber Gambar Freepik Badai purnama Tak bernama Seperti drama Tanpa irama      Melihat ilusi      Jeruji besi      Mencari emosi      Dalam depresi Kaki berjalan Berbulan - bulan Menuju panggilan Mencari pembetulan      Bertanya - tanya      Hati kosongnya      Jiwa kotornya      Palsu keyakinannya Saat mati Jantung berhenti Tak berempati Tanah menanti

Puisi Pesan Kepada Sosok yang Anggun dan Perkasa

Gambar
Ilustrasi women's day superwoman Sumber Gambar Freepik Kepada para gadis Lahir cantik dan manis Walaupun dipandang  Tampilah dengan optimis      Kepada para perempuan      Tumbuh dalam ketekunan       Belajar mencari pengetahuan      Terlihat anggun dan cendikiawan Kepada para wanita Dalam sebuah cerita Semoga bertemu cinta Menemani Meraih cita-cita      Untuk bunda      Tetap hadir walaupun tiada      Membesarkan penuh lapang dada      Melahirkan para pemuda Untuk Kartini Hingga hari ini Mereka  tumbuh berani Menghidupkan ilmu dan seni      Untuk Ibu Pertiwi      Semua dapat menulis romawi      Lahir di tanah maknawi      Asal usul para dewa dewi

Puisi 9 Jam Berdarah

Gambar
Ilustrasi Soldier against sunset oleh Kjpageter Sumber Gambar Freepik Pukul Nol Sambil minum alkohol Hidup Ini begitu Konyol      Pukul Satu      Badan berbaring di atas batu      Lelah dan cemas saling menyatu Pukul Dua Sembunyi dalam besi tua Mencoba agar bisa menua      Pukul Tiga      Perasaan penuh curiga      Ketika harus terus terjaga Pukul Empat Kutulis sebuah surat Agar tetap dalam akal sehat      Pukul Lima      Bunyi mesin membuat trauma      Suara ledakan saling bergema Pukul Enam Ribuan peluru telah tertanam Darah merah menjadi hitam Pukul Tujuh  Langit gelap bergemuruh Para pesawat mulai jatuh Pukul Delapan Mengangkat sebuah senapan Kerena kematian ada di depan      Pukul Sembilan      Apakah ini adalah sebuah kebetulan ?     Hidup  seorang diri di tengah kemustahilan

Puisi Gadis di Balik Jendela

Gambar
Ilustrasi Lonely man stand at window look on night street oleh Upklayk Sumber Freepik Siapakah dirimu? Gadis di seberang sana Duduk seorang tanpa peduli Menyendiri dalam kerumunan      Apa yang engkau lihat ?      Di balik jendela yang gelap gulita      Hanyut tenang dalam pikiran      Melepas semua godaan Siapa namamu? Mataku terus melirik Batinku tak bisa berbohong Rasa penasaranku meronta-ronta      Apakah engkau lelah?      Bersandar di dinding besi      Sambil duduk di Kursi Keras      Mencoba menahan mata Dari mana asalmu? Engkau hadir lebih dulu Dan aku yang pergi lebih dulu Membuat hatiku tersipu      Apakah kita bisa bertemu ?      Mungkin suatu hari yang akan datang      Atau perjalanan berikutnya       Di antara sempitnya dunia

Puisi Tanda Tanya untuk Kesetiaan

Gambar
Ilustrasi Hand drawn pinky promise concept oleh Freepik Sumber Gamber Freepik Ketika aku sendiri. Maukah engkau untuk menemani ?      Ketika aku tak mampu berdiri      Maukah engkau menuntunku untuk berdiri ? Ketika aku tidak memiliki Maukah engkau untuk memberi ?      Ketika aku sedang mencari      Maukah engkau untuk menanti ? Ketika aku jatuh dalam emosi Maukah engkau untuk menasihati ?      Ketika aku kehilangan jati diri      Maukah engkau untuk memberikan arti ? Ketika aku hancur tak ada harga diri  Maukah engkau untuk tidak pergi ?      Ketika aku tak bisa melihat esok hari       Maukah engkau menenamaniku sebelum mati ? Ketika aku sudah tidak ada disini Maukah engkau kenang dalam memori ?

Puisi Malas di Hari Minggu

Gambar
Ilustrasi Cute sloth sleeping with coffee cup cartoon Oleh Catalystuff Sumber Gambar: Freepik Rasanya begitu lemas Untuk lanjut menulis Ingin menutup mata kembali Tak sadarkan diri diatas kasur  Perut sudah berbunyi Alarm waktu lapar Tapi dapur begitu jauh Apakah aku minta tolong saja ? Oh tidak... Aku lupa kalau  sendirian Tadi itu mimpi yang indah Tapi sayang tidak bisa disambung Aku ingin beristirahat Tidak melakukan apapun Tidak berpikir apapun Tanpa tekanan sedikitpun Siang ini begitu membosankan Aku harap ada sesuatu Melihat awan biru yang  tenang Rehat dari dunia maya  Entah  kenapa sudah sore hari Besok adalah hari yang kubenci Semoga besok tidak melelahkan Hari ini begitu sia-sia Oh, sial... Aku terlalu banyak tidur Pikiranku merusak ketenangan  Sungguh hari yang tidak menyenangkan  

Puisi Hujan di Dinginnya Bulan Januari

Gambar
Ilustrasi Cloud with Failing Rain oleh Starline Sumber Freepik Satu tahun telah berlalu Waktunya memulai lembaran baru Air hujan turun membasahi daun hijau Pagi basah dengan burung-burung yang berkicau Genangan air itu seperti danau Sebuah wisata akan masa lalu Tubuh yang basah bersamamu Terjebak badai di bawah pohon kayu Aku punya rasa ingin tahu Tentang daratan asing dan hujan salju Dimana setiap air akan membeku Tapi tidak dengan rasa rindu Aku begitu cemburu  Pada hujan yang berwarna biru Aku benci untuk menunggu Pada salju yang saling menyatu Andai Aku mampu Mungkin kita bisa bertemu Andai aku melangkah mau Mungkin dirimu dapat ku jangkau

Puisi Azan sang Panggilan untuk Umat Manusia

Gambar
Ilustrasi Ramadan landscape background at sunset  Sumber : Freepik Allaahu Akbar, Allaahu Akbar Tidakkah engkau mendengar kabar ? Allaahu Akbar, Allaahu Akbar Tentang panggilan sebelum fajar   Asyhadu allaa illaaha illallaah Hingga awal malam yang lelah Asyhadu allaa illaaha illallaah Untuk mendirikan wasillah   Asyhadu anna Muhammadar rasuulullah Siapa diantara kalian berjalan di sabilillah ? Asyhadu anna Muhammadar rasuulullah Merendah diri ketika mendengar petuah   Hayya ‘alashshalaah Wahai manusia yang berserah ! Hayya ‘alashshalaah Apabila engkau punya seribu masalah   Hayya ‘alalfalaah Biarkanlah Tuhan-mu menunjuk arah ! Hayya ‘alalfalaah Janganlah engkau menyerah !   Allaahu Akbar, Allaahu Akbar Sungguh Tuhanmu Maha Mendengar Laa ilaaha illallaah Kepada hamba-Nya yang mau berbenah

Puisi Hari Menahan Lapar dan Haus

Gambar
Ilustrasi Gambar oleh Author Freepik : Freepik Pada sebuah bulan suci Para pemuja mulai bernyanyi Penyucian untuk diri sendiri Perayaan menyenangkan hati Ujian untuk menjaga rasa Upaya untuk menahan dahaga Usaha untuk menjaga mata Untuk mereka yang percaya Alam semesta berbahagia Anak-anak ikut bersorak ceria Azan magrib dinanti-nanti Akankah ini bisa menjadi abadi  Saat waktunya malam           Sepenggal nasihat begitu dalam Salat panjang diakhiri salam Selembar ayat suci penuh ajaran islam Ada masa melupakan duniawi Ada masa untuk diakhiri Ada masa hidup ini tidak abadi Apakah bisa kita bertemu kembali  ?

Postingan populer dari blog ini

Mencari Tuhan dalam Ekonomi

Filosofi kertas Kehidupan

Filosofi Kacamata Bijaksana